Mahasiswa Asing Unila Minta KKN Secara Online

Ramananjatovo Mathias Angelo/Ist
Ramananjatovo Mathias Angelo/Ist

Mahasiswa asing asal Madagaskar yang berkuliah di Universitas Lampung (Unila), Ramananjatovo Mathias Angelo, merasa keberatan mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) secara langsung. Pasalnya, ada larangan pelaksanaan KKN dari Kedutaan Madagaskar.


"Kalau surat larangan itu sudah lama dari bulan April 2020, melihat kondisi Covid-19 sekarang yang lebih bahaya. Kedua orangtua juga melarang untuk mengikuti KKN karena merasa khawatir dengan saya," kata Angelo, Rabu (13/1).

Ia berharap pelaksanaan KKN dan Merdeka Belajar dapat dilaksanakan secara online, karena beberapa temannya di kampus lain melaksanakan secara online. 

"Kampus mereka mengerti bahwa kami merantau sangat jauh. Apa lagi sedang pandemi cara Covid-19, saya juga tidak memiliki asuransi jika sakit," ujarnya.

Nantinya, ia akan menemui pihak BPKKN untuk meminta melaksanakan KKN dan merdeka belajar secara online khusus untuknya. 

"Kalaupun memang tidak bisa dilakukan secara online, maka saya tidak akan mengikuti KKN tersebut," jelasnya. 

Sementara Ketua BPKKN Unila, Basri mengatakan pihaknya akan memberikan kebijakan jika mahasiswa tersebut memberikan surat edaran larangan pelaksanaan KKN dari kedutaannya. 

"Kita lihat saja nanti, inikan tidak hanya KKN saja, ada merdeka belajar beberapa SKS untuk kuliah saat dilapangan. Atau dia mundur juga boleh kok, nanti mengikuti pada periode 2," ujarnya. 

Diketahui, Ramananjatovo Mathias Angelo ditempatkan oleh BPKKN di Lampung Barat dengan jadwal pemberangkatan 28 Januari mendatang.