Mahasiswa Itera Berhasil Buat Teknologi Pendorong Turbin Angin Penghasil Energi Listrik

Mahasiswa Itera berhasil membuat prototype AiDiTech/Ist
Mahasiswa Itera berhasil membuat prototype AiDiTech/Ist

Mahasiswa Itera berhasil membuat prototype Airfoil Diffuser Technology (AiDiTech) sebagai pendorong kecepatan angin untuk meningkatkan produksi listrik pada turbin angin. Prototype tersebut diciptakan oleh Risfihan Rafi, Arif Ronaldo dan Hasbyalloh dari Program Studi Teknik Sistem Energi, M. Mukti Asydiqi (Teknik Elektro), serta Noor Ichsan Alfandi (Teknik Material).


AiDiTech dirancang sebagai partisipasi mahasiswa dalam Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM-KC) yang diadakan oleh Kemendikbudristek dengan pembimbing dosen Teknik Sistem Energi, Madi.

Ketua tim mahasiswa, Risfihan Rafi mengatakan ide merancang prototype AiDiTech adalah karena potensi energi angin di wilayah Indonesia yang rata- rata kecepatannya rendah dan sulit dimanfaatkan untuk memproduksi energi listrik. 

"Sehingga dibutuhkan inovasi untuk mengarahkan dan mempercepat kecepatan angin agar dapat meningkatkan produksi listrik pada turbin angin. Untuk itu, kita buat prototype AiDiTech," kata Risfihan Rafi, Jumat (9/9). 

Pengujian prototype AiDiTech dilakukan dengan menggunakan wind tunnel agar bisa dengan mudah mengatur variasi kecepatan angin yang diinginkan. Wind Tunnel yang dibuat juga merupakan hasil desain dan perancangan tim mahasiswa Itera. 

"Dari hasil pengujian mampu meningkatkan putaran turbin angin sekitar 102 RPM dan menghasilkan tegangan listrik 0,48 volt pada kecepatan angin 4,3 m/s," ujarnya. 

Sementara dosen pembimbing Madi menilai prototype AiDiTech mempunyai potensi yang sangat besar dan dapat dijadikan rekomendasi bagi pemerintah dalam pengembangan teknologi energi Angin untuk menjawab tantangan kebutuhan listrik di Indonesia.