Majelis Hakim Belum Lengkap, Sidang Vonis Guru Ngaji Cabul Asal Kemiling Ditunda

Sidang putusan atau vonis terhadap terdakwa Ahmad Arifin, guru ngaji asal Kemiling, Bandar Lampung yang dijadwalkan digelar di pengadilan Negeri Tanjungkarang, Rabu (11/5), ditunda.


Humas Pengadilan Negeri Tanjungkarang Hendri Irawan mengatakan, sidang dengan agenda membacakan vonis terhadap Ahmad Arifin ini ditunda lantaran Majelis Hakim belum lengkap. 

"Majelis Hakimnya belum lengkap karena masih ada yang cuti. Jadi akan dijadwalkan ulang," kata Hendri. 

Diketahui, terdakwa Ahmad Arifin telah mencabuli 8 anak di bawah umur yang menjadi muridnya di Rumah Tahfis Ahmad Kemiling. Persidangan tertutup ini akan dipimpin oleh  Ketua Majelis Hakim Raden Ayu Rizkiyanti. 

Pada persidangan sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Eka Septiana menuntut Ahmad Arifin selama 8 tahun penjara dan denda Rp1 miliar dengan subsider 2 bulan penjara.

JPU Eka Septiana menuntut agar terdakwa dinyatakan terbukti bersalah sesuai dakwaan dalam Pasal 82 Ayat (1), UU.RI No.17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang No. 01 Tahun 2016  Tentang Perubahan kedua atas UU RI  No.23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.