Makam Bujangan Di Kotim Dibongkar, Berharap Misteri Pembunuhan Cepat Terungkap

Pembongkaran makam Dedi/ Zairi
Pembongkaran makam Dedi/ Zairi

Polres Tanggamus bersama tim forensik Polda Lampung melakukan pembongkaran makam Dedi (30), bujangan korban pembunuhan di Pekon Kerta Kecamatan Kotaagung Timur (Kotim) Kabupaten Tanggamus. Rabu (3/3). 


Di lokasi makam kedua orang tua alm Dedi alias Aceng, Juned dan Inah mengatakan, ia dipanggil ke rumah Kepala Pekon terpilih.

Di sana ada beberapa polisi dari Polres dan menyampaikan rencana sekaligus minta izin, kalau mereka akan melakukan pembongkaran makam anaknya untuk melakukan otopsi.

Juned mengatakan, selama 43 hari pasca meninggalnya anaknya keluarga tidak mempunyai firasat ataupun mimpi, bahkan setiap salat ia berzikir meminta agar diterangkannya masalah ini.

"Saya berharap polisi bisa mengungkap siapa pelaku pembunuh anaknya, dan mengungkap terang motifnya," ujarnya kepada kantor berita RMOLLampung.

Sebelum pembongkaran makam dilakukan pembacaan doa, dan muqadimah oleh Kasat Reskrim Polres Tanggamus Aiptu Ramon Zamora. 

Kasat berharap dukungan dan doa semuanya agar bisa berjalan dengan lancar, dan semoga kasus ini bisa terungkap.

Tim forensik polda yang dipimpin oleh Jims F Tambunan melakukan pegukuran panjang, lebar dan tinggii makam, serta batas dengan makam lainnya, kemudian penggalian dimulai.