Mal Dibatasi Buka Hingga Pukul 19.00, Restoran Pukul 22.00

SE Wali Kota/Ist
SE Wali Kota/Ist

Wali Kota Bandarlampung, Herman HN kembali mengeluarkan Surat Edaran (SE). Kali ini Herman HN melakukan SE Nomor: 440/133/IV.06/2021 tentang pembatasan jam operasional kegiatan usaha. 


"Jam operasional pusat perbelanjaan, pasar swalayan, toko modern sampai dengan jam 19.00 WIB dan jam operasional restoran, cafe/karaoke, diskotik, pub, panti pijat, billiard, pedagang pinggir jalan dan hiburan lainnya sampai dengan jam 22.00 WIB," kata Herman HN, Senin (25/1).

Menurutnya, pembatas jam operasional ini menindaklanjuti hasil rapat bersama Gubernur Lampung pada beberapa hari lalu. "Harus kita jalankan semua," ujarnya. 

Lanjutnya, selama kegiatan operasi berjalan tetap melaksanakan protokol kesehataan Covid-19 secara ketat. 

"Apabila kegiatan operasional melanggar aturan tersebut maka akan dikenakan sanksi pidana kurungan dan denda sesuai dengan Peraturan Daerah Provinsi Lampung Nomor 3 Tahun 2020," jelasnya. 

Nantinya akan dilakukan pengawasan dari tim satgas Covid-19. Jaksa dan hakim juga akan dilibatkan untuk mengawasi karena dilakukan sidang ditempat. 

"Satgas semua, ditambah jaksa dan hakim untuk sidang ditempat," ujarnya. 

Berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Lampung Nomor 3 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru dan Pengendalian Covid-19, sanksi yang diberikan bagi perorangan maksimal Rp1 juta, dan bagi penanggung jawab usaha didenda maksimal Rp5 juta.