Mantan Kepala DLH Sahriwansah Mengundurkan Diri Diduga Terlibat Korupsi 

Kepala Dinas Sosial Bandar Lampung, Sahriwansah/Tuti
Kepala Dinas Sosial Bandar Lampung, Sahriwansah/Tuti

Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kota Bandar Lampung, Sahriwansah mengundurkan diri dari jabatan kepala dinas sosial. Diduga pengundurannya akibat terjerat kasus dugaan korupsi retribusi sampah tahun anggaran 2019 hingga 2021.


Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bandar Lampung, Herliwaty mengaku telah menerima surat pengunduran diri Sahriwansah. Saat ini surat tersebut telah diteruskan ke Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana. 

”Iya benar, saya terima suratnya, dan sudah saya teruskan ke wali kota," kata Herliwaty, Rabu (31/8). 

Prihal pengunduran diri, Herliwaty enggan berkomentar. Ia menyerahkan semua keputusannya kepada wali kota. 

"Masalah hukum, tapi biar wali kota yang menjelaskan, karena bukan urusan BKD," ujarnya. 

Sebelumnya, Sahriwansah telah diperiksa bersama 75 orang lainnya oleh Kejati Lampung atas dugaan tindak pidana korupsi.  Kantor DLH Bandar Lampung juga sudah digeledah oleh penyidik dengan membawa satu box besar. 

Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial Bandar Lampung, Santoso Adhy mengatakan belum mengetahui kabar pimpinannya mengundurkan diri. Menurutnya, pagi tadi masih mendapatkan perintah dari Sahriwansah untuk mewakilinya. 

"Saya belum tahu malahan. Terakhir ketemu hari Senin (29/8), tapi tadi saya masih diperintahkan pak Sahriwansah untuk menghadiri pertemuan di Pusiban," ujarnya. 

Diketahui, Sahriwansah menjabat sebagai Kapala DLH Bandar Lampung sejak masa jabatan Wali Kota Bandar Lampung, Herman HN yakni 2018 hingga Oktober 2021.