Marzuki Ancam Sanksi Kader PDIP Lampung Yang "Mbalelo"




DPD PDIP Lampung peringati kadernya yang mbalelo pascakeluarnya delapan rekomendasi pasangan bakal calon kepala daerah pada Pilkada Serentak 2020.

"Semua kader DPC PDIP wajib mendukung dan memenangkan calon yang telah mendapatkan rekomendasi dari DPP PDIP," kata Kol. TNI (Purn) S. Marzuki.

Wakil Ketua I Bidang Kehormatan DPD PDIP Lampung itu menegaskan hal tersebut kepada Rama Diansyah dari Kantor Berita RMOLLampung, Selasa (11/8).

Marzuki yang juga bakal calon wakil bupati Pesawaran menjelaskan bahwa sanksi yang akan diberikan sesuai dengan tingkat pelanggaran yang dilakukan para kader.

Menurut dia, pemberhentian atau pemecatan bisa saja terhadap kader mbalelo, tapi tidak secepat itu. Kalau ringan, sanksi peringatan, katanya.

"Peringatan tak hanya salah satu daerah saja, tapi untuk semua kader PDIP Provinsi Lampung. Kalau sudah keluar dari jalur, pasti ada sanksi tegas," tandasnya.

Marzuki yang menjadi bakal calon wakil bupatinya Dendi Ramadhona telah menerima surat rekomendasi DPP PDIP untuk Pilkada Pesawaran 2020.

Di kabupatennya, Ketua DPC PDIP Pesawaran M. Nasir yang berpasangan dengan Naldi mencalonkan diri lewat Partai Nasdem dan PAN.

Nasir menyatakan menghormati keputusan DPP PDIP. Walau dukungan partainya kepada petahana, dia menyatakan tetap mencalonkan diri lewat partai lain.

Konsekuensi yang bakal dikeluarkan partainya, Nasir menyatakan hal itu bagian dari resiko yang harus dihadapainya. Dia memilih bersama rakyat yang menginginkan putra daerah.