Masyarakat Pesawaran Boleh Cetak Sendiri Dokumen Adminduk

 Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pesawaran memastikan masyarakat boleh melakukan pencetakan dokumen-dokumen kependudukan secara mandiri.


“Berdasarkan UU No 24 Tahun 2013, dan juga surat edaran Kemendagri Nomor 109 Tahun 2019, ditentukan bahwa bahan baku pencetakan dokumen adminduk diganti menggunakan kertas HVS A4 80 gram,” terang Kepala Disdukcapil Pesawaran, Ketut Partayasa, ketika diwawancarai sesuai kegiatan penyerahan Akte Perkawinan, di Desa persiapan Pujodadi, Kecamatan Negerikaton, Kamis (2/7).

Ketut juga mengungkapkan, terhitung sejak tanggal 1 Juli 2020, dokumen-dokumen kependudukan khususnya Kartu Keluarga (KK), Akte Kelahiran hingga Akte Kematian dapat dicetak secara mandiri oleh masyarakat yang bersangkutan.

"Jadi sekarang masyarakat bisa cetak sendiri, bebas mau cetak di mana aja, bisa di rumah, atau di tempat lain, yang pasti menggunakan kertas A4 itu tadi," tambah dia.

Terkait teknisnya, Ketut menjelaskan, masyarakat cukup melakukan pendaftaran secara online melalui website yang telah disediakan disdukcapil itu sendiri.

Baru setelah itu, masyarakat yang telah mendaftar akan mendapatkan semacam barcode yang berisi file untuk dicetak secara mandiri.

Ia juga menambahkan, masyarakat tidak perlu khawatir akan legalitas dukumen adminduk yang dicetak secara mandiri tersebut.

"Daftarnya online, nanti setelah daftar akan kita kasih Pdf, baru nanti masyarakat tinggal cetak sendiri," jelas dia.

"Setelah dicetak sudah selesai, tidak perlu lagi legalisir, atau cap basah, karena sudah ada barcodenya," tambahnya.

Hanya saja, Ketut mengatakan, sistem pencetakan secara mandiri tersebut tidak berlaku bagi e-KTP. Sebab sistem yang ada saat ini belum mendukung fasilitas tersebut, disamping e-KTP yang harus dicetak menggunakan blanko khusus.

Selain itu, ia juga menuturkan, dirinya telah membuat surat edaran kepada seluruh camat yang ada di Kabupaten Pesawaran, terkait Permendagri yang mengatur tentang pencetakan adminduk secara mandiri tersebut.

"Sudah saya berikan edaran kepada camat-camat, untuk diinformasikan kepada masyarakatnya," tutup dia.