Mau Dipecat, Harun Yang Diduga Pimpin OTT Bupati Nganjuk

Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net

Kasatgas Penyelidik KPK Harun Al Rasyid yang diduga memimpin operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Nganjuk, Jawa Timur, Minggu malam (9/5). 


Harun salah satu dari 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) tes wawasan kebangsaan (TWK) menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Hal itu dikatakan sumber internal KPK. "Katanya yang mimpin Harun Al Rasyid, kasatgas yang infonya mau dipecat," ujar sumber tersebut.

Soal OTT-nya, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron Tim Satuan Tugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah uang dari Bupati Novi Rahman Hidayat.

Menurut Ghufron, Bupati Novi ditangkap atas dugaan korupsi jual beli jabatan dilingkungan Pemerintah Kabupaten Nganjuk.

Menurut Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri menyebut, OTT Bupati Nganjuk kerja sama KPK dengan Bareskrim Polri. 

Hanya saja Ali belum dapat menyampaikan siapa saja pihak-pihak maupun unsur dari mana yang ditangkap selain Novi.