Melihat IPLT Bakung: Penuh Dan Luber, Namun Tetap Jadi Penampungan

IPLT Bakung/RMOLLampung
IPLT Bakung/RMOLLampung

Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Bakung Telukbetung Barat, Kota Bandarlampung, telah over kapasitas.


Namun, IPLT ini masih tetap digunakan untuk penampungan akhir lumpur tinja. 

“Penuh memang dari dulu kayak gini, luber semua. Tapi kolam atas ini ada penyaringannya jadi gak luber,” kata Asrul penjaga IPLT Bakung, kepada Kantor Berita RMOLLampung, Rabu (18/11).

Menurutnya, per hari ada 5 hingga 6 mobil yang membuang lumpur tinja di IPLT ini. Sedangkan IPLTnya sendiri tidak pernah dilakukan pengangkatan lumpur tinja atau pengolahan lebih lanjut.

“Kita tidak tahu pernah dilakukan pengangkatan lumpur tinja atau tidak, karena saya baru kerja disini. Saya hanya mencabut rumput yang tumbuh di 4 kolam ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Asrul mengatakan ada 3 Commanditaire Vennootschap (CV) yang rutin membuang lumpur tinja di IPLT Bakung. Sebelum dibuang, dilakukan pengecekan pH terlebih dahulu.

“Kalau pHnya dibawah 6 dan diatas 8 itu kami tidak menerima. Kami terima yang pHnya 6 sampai 8,” jelasnya. 

Sebelumnya, Urban Sanitation Specialist SNV Indonesia, I Nyoman Suartana mengatakan kapasitas ILPT Bakung hanya 15 meter kubik, sementara yang masuk per harinya 50-60 meter kubik.

“Sehingga tidak seimbang antara pembuangan dengan kapasitas penampungan, jadi over kapasitas,” ujarnya

Ia berharap adanya komitmen kebijakan, anggaran dan pelaksanaan dari pemerintah dan masyarakat dalam mengatasi persoalan IPLT Bakung. 

“Kalau kita kelola dengan baik maka kita hanya membutuhkan seribu rupiah, namun kalau kita tidak kelola dengan baik maka kita membutuhkan 40-50 kali lipat untuk memperbaikinya,” jelasnya.