Memanas Bahas Netralitas, Ketua Tim Rycko Vs Tim Wali Kota Sepakati Ini

Dari kiri: Rahmat Husein, Herman Batin dan Yuhadi pada Podcast di Kantor Berita RMOLLampung/ RMOLLampung
Dari kiri: Rahmat Husein, Herman Batin dan Yuhadi pada Podcast di Kantor Berita RMOLLampung/ RMOLLampung

Ketua Tim Kampanye Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandarlampung nomor urut 1, Rycko Menoza-Johan Sulaiman, Yuhadi, adu gagasan dan argument bersama Staf Ahli Wali Kota Bandarlampung Herman HN, Rahmat Husein DC.


Keduanya hadir dalam Podcast RMOLNetwork yang dipandu Pemimpin Redaksi Kantor Berita RMOLLampung, Herman Batin Mangku, Selasa (20/10).

Awalnya sempat memanas, saat Yuhadi menyindir respon kilat yang dilakukan Herman HN yang berujung pemecatan Kepala SMPN 16 Bandarlampung, Purwadi dengan kasus Kepala Bappeda Khaidarmansyah.

"Harusnya dipanggil inspektorat dulu, kepala dinas, jangan langsung pecat," kata dia.

Sedangkan Kepala Bappeda yang jelas menyebarkan tidak mendapatkan teguran.

Sementara itu, Rahmat Husein menyergahnya dengan mengatakan wali kota tidak asal copot Purwadi, melainkan sudah melakukan klarifikasi dan pemecatan itu adalah kesimpulan keduanya.

"Sudah ditanya dulu oleh Pak Herman, bukan ujug-ujug. Kemudian, Kepala Bappeda itu sudah lama jadi PNS, sudah matang, dia pasti paham ASN diikat peraturan yang ketat," katanya.

"Apa ada yang lihat dia yang kirim ke grup itu? Kan gak ada, kalau anaknya yang mainin HP-nya? Kan gak ketemu, masa Pak Herman HN mau pecat?," tambahnya.

Sedangkan, terkait Lurah Kemiling Permai, Wanjaya yang berfoto bersama Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kemiling Permai di depan Posko Pemenangan Paslon No. Urut 3 Eva Dwiana-Deddy Amarullah, Rahmat mengatakan peristiwa itu sudah lama.

"Wanjaya berfoto dan lewat, peristiwanya bukan tadi malam tapi sudah lama, tujuh hari sudah lewat," ujarnya.

Namun pada akhirnya, keduanya mencair dan sepakat pada Pilkada Bandarlampung ASN harus netral, politik uang, dan hoaks agar menghasilkan pemimpin yang mampu memajukan Kota Bandarlampung.