Memperingati Hari Air, Ini Cara Seniman CSR Lampung Berbagi

Ist
Ist

Forum CSR Lampung bekerja sama dengan Ruang Isbedy Stiawan ZS menggelar pembacaan puisi bertema air dan melantunkan lagu (menyanyi) di Point of View Cafe Jl P. Tirtayasa, Bandar Lampung, Sabtu (26/3) petang hingga malam.


Acara ini juga sekaligus merayakan Hari Puisi Dunia dan Hari Puisi Indonesia. Sebelum acara dimulai, ditampilkan anak-anak difabel. Mereka menari. 

Kafe Point of View pada Sabtu petang hingga pukul 20.30 itu tidak seperti biasa. Pengunjung kafe dan penampil berbaur. Seraya menikmati "secangkir kopi bayar sendiri" itu acara kesenian itu mengalir. 

Ist

Tampak hadir menikmati acara tersebut, di antaranya Dalem Tehang - penulis buku Burung tak Bersayap bersama isteri, Faisol Mursaid, Uul Ramli pelatih tari.

Kalangan seniman yang tampil baca puisi adalah Torro Biyas, Agusri Junaidi (baca puisi "Muara dan Air"), Muhammad Alfariezie ("Seperti Nelayan", Adi Susanto, Isbedy Stiawan ZS ("Selamat Siang"), Devin Nadestyo, Saptarini (Ketua Forum CSR Lampung). 

Tampil menyanyi yakni musisi Rahmat Widianto yang mengaransemen puisi "Bumi: Air dan Tanah" karya Isbedy Stiawan ZS, dan Ririk menembangkan lagu dari Dewa serta menutup acara dengan lagu "Kemesraan".

Hadir dan turut tampil dari Forum CSR di antaranya adalah pimpinan, manager dan karyawan  berbagai perusahaan seperti Nestle,  Wongcoco, Danone, GMP,  Etos, Indofood, Adyatama, LJG, Cocacola.

Saptarini sebagai penggagas kegiatan mengharapkan dapat menjadi moment untuk mencintai air dan mengapresiasi seni, khususnya puisi dan musik (lagu).

"Lewat kesenian, filosofi kemanuasian dan kehidupan dapat kita resapi," kata Saptarini.