Menag Ajak Jadikan Agama Sebagai Inspirasi, Bukan Aspirasi

Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas di UIN Raden Intan/ RMOLLampung
Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas di UIN Raden Intan/ RMOLLampung

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menghadiri peluncuran Seleksi Prestasi Akademik Nasional Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN UMPTKIN) di UIN Raden Intan Lampung, Kamis (14/1).


Berdasarkan pantauan Kantor Berita RMOLLampung, Yaqut yang mengenakan baju batik dan berpeci didampingi Gubernur Arinal Djunaidi dan Waka Polda Brigjen Subiyanto. Saat akan sambutan, panitia meminta Yaqut memakai jaket loreng PTKIN.

Menurut, Yaqut pengelola PTKIN itu tidak mudah, karena PTKIN menyandang nama Islam. Bagaimana cara pandang terhadap agama itu menentukan bagaimana cara bersikap dan berperilaku terhadap sesama. 

"Kadang-kadang kita salah memaknai agama itu sebagai tujuan atau sarana, nah ini harusnya bisa dijelaskan oleh PTKIN. Saya tidak ingin menjadikan Islam sebagai nama di dalam perguruan tinggi kemudian terjerat kasus-kasus yang tidak islami. Kita semua harus menjadikan agama sebagai inspirasi bukan aspirasi," kata Yaqut. 

Lanjutnya, ia yakin jika perilaku koruptif dan perilaku lain yang merugikan bangsa dan negara dapat dihindari dengan menjadikan agama sebagi inspirasi. 

"Saya masih melihat PTKIN ini belum menjadikan 'I' nya itu sebagai inspirasi, saya masih melihat, membaca jebolan 'I' ini masih melakukan hal-hal yang sebenarnya tidak pernah dijalankan islam. Ini menjadikan catatan dan semoga ini menjadi perbaikikan kita kedepan," ujarnya.