Mencopot LBP Sama Saja Menurunkan Jokowi Dari Tahta

Presiden Joko Widodo dan Menko Marives Luhut B. Pandjaitan/Net
Presiden Joko Widodo dan Menko Marives Luhut B. Pandjaitan/Net

Mencopot Luhut Binsar Pandjaitan (LBP), sama dengan menurunkan Presiden Joko Widodo dari tahta.


Kedua tokoh ini tidak dapat dipisahkan. Seperti dalam kisah Mahabharata, LBP berperan seperti Bisma yang menjaga tahta Raja Astina.

Demikian perumpaan yang disampaikan tokoh buruh Arief Poyuono seperti dikutip dalam perbincangan dengan redaksi Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (25/7) sore.

“Bahaya lho. Menurut saya apa yang sudah dikerjakan LBP menunjukkan hasil-hasil ke arah penurunan penyebaran Covid-19,” ujar Arief Poyuono yang dikenal sebagai Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu.

Menurutnya urusan kelangkaan oksigen dan obat-obatan Covid-19 tidak dapat dibebankan ke pundak LBP.

“Presiden melakukan sidak ke apotek untuk mencari obat seperti Oseltamivir, Gentromicyn, Favipiravir, dan multivitamin, untuk pasien Covid-19. Obat-obat itu pengadaannya oleh BUMN Farmasi. Artinya yang omdo (omong doang) ya menteri BUMN dan Menkes,” ujar Arief Poyuono lagi.

Dia mengatakan, risiko mencopot LBP sangat tinggi. Dampakanya tahta Jokowi bisa bergoyang sangat kencang dan kemungkinan rubuh.

“LBP itu sudah ditakdirkan sebagai Bisma dalam cerita Mahabharata yang tugasnya menjaga dan mengamankan tahta Raja Astina. LBP menjaga dan mempertahankan tahta Jokowi hingga selesai. Jadi, mencopot LBP sama saja dengan menurunkan Jokowi dari tahtanya,” demikian Arief Poyuono.