Men-LHK Siti Nurbaya Jenguk Sudin Dan Siti Di Polres Lamsel

Menhut Siti Nurbaya saat menjenguk orang utan/Ist
Menhut Siti Nurbaya saat menjenguk orang utan/Ist

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar menjenguk dua ekor anak orang utan sumatera (Pongo abelii) di Mapolres Lampung Selatan, Kalianda, Senin (3/5).


Selain mengunjungi Siti dan Sudin, nama kedua orang utan, Siti Nurbaya sekaligus memberikan penghargaan kepada mereka yang berhasil menggagalkan penyelundupannya di Pelabuhan Bakauheni.

Lembaga yang berjasa menyelamatkan orang utan berusia 1-4 bulan tersebut adalah Polres Lamsel, Balai Karantina Pertanian Bandarlampung, serta Jaringan Satwa Indonesia-Jakarta Animal Aid Network (JAAN).

'Saya berharap penghargaan ini dapat meningkatkan motivasi para penegak hukum serta para penggiat lingkungan untuk semakin waspada dengan penyelundupan satwa yang dilindungi," kata Siti Nurbaya.

Menurutnya, orang utan merupakan salah satu mamalia besar selain gajah yang dilindungi antara lain badak, harimau, komodo, dan anoa. "Kita menyebutnya sebagai flagship species, ujar Siti Nurbaya.

Orang utan sangat penting sebagai indikator keberhasilan pembangunan di Indonesia. Terjaganya satwa-satwa dalam habitatnya menjadi ukuran keberhasilan pembangunan, kata Siti Nurbaya.

Dia meminta jajaran Polres Lampung Selatan dan Seaport Interdiction Bakauheni memperketat pengawasan perdagangan satwa dilindungi termasuk orang utan.

Subkoordinator Karantina Hewan, Akhir Santoso mengatakan orang utan tersebut berasal dari Lubuk Pakam, Sumatera Utara yang rencananya akan dibawa menuju Tangerang, Banten. 

Saat diamankan orang utan yang merupakan spesis langka tersebut dimasukkan ke dalam keranjang buah berukuran kecil dan ditempatkan pada bagasi bus.