Menko Airlangga Dorong Perguruan Tinggi Menjadi Inkubator Bisnis Baru

Menko Perekonomian Airlangga saat menyampaikan kuliah umum di Universitas Muhamadiyah Sidoarjo, Kamis, 13 Januari 2022./Dok
Menko Perekonomian Airlangga saat menyampaikan kuliah umum di Universitas Muhamadiyah Sidoarjo, Kamis, 13 Januari 2022./Dok

Pemerintah mendorong inkubasi-inkubasi bisnis baru yang dibangun dengan ekosistem digital. Pemerintah berkomitmen untuk terus bekerjasama dengan seluruh stakeholder, termasuk civitas akademika, dalam mengembangkan ekosistem kewirausahaan.  


Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyampaikan kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Kamis (13/01). Dalam kuliah umum itu, Airlangga mengambil tajuk “Peran Entrepreneur Muda dalam Mempercepat Pemulihan Ekonomi”.

Dikatakan Airlangga, pertumbuhan ekonomi Indonesia berada pada jalur positif. Tanda itu terlihat dari berbagai indikator sosial dan program pemulihan ekonomi yang membaik. Terjadinya penurunan tingkat kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan yang sempat naik pada awal pandemi Covid-19.

Momentum pemulihan ini dimanfaatkan Pemerintah salah satunya dengan meningkatkan kualitas generasi muda agar bertalenta digital dan berwirausaha.

“Saya berharap inkubasi bisnis terus dilakukan dan berharap entrepreneurship kita bisa meningkat menjadi 5 persen dalam waktu yang tidak terlalu lama,” ujar Menko Airlangga.

Ketua Umum Partai Golkar itu menambahkan, pemerintah berkomitmen untuk terus bekerjasama dalam mengembangkan ekosistem kewirausahaan dengan seluruh stakeholder, termasuk civitas akademika.  

“Saya berharap Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dapat berkontribusi menjadi inkubator bisnis baru untuk membantu mencetak wirausahawan baru yang berkualitas,” lanjut Menko Airlangga.

Dari segi pembiayaan, Pemerintah juga mendorong tumbuhnya wirausaha melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan segmentasi yang telah terbagi menjadi KUR super mikro, mikro, dan kecil. Kredit ini dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa yang ingin membangun usahanya sejak dini.

Sepanjang tahun 2021, pembiayaan KUR telah disalurkan sebesar Rp280,17 triliun kepada 7,38 juta debitur. Pada tahun 2022, pembiayaan KUR ditingkatkan menjadi Rp373,17 triliun.

“Pemerintah sangat mendukung kewirausahaan yang terwujud melalui berbagai inkubasi bisnis. Untuk itu, mahasiswa diharapkan bisa memanfaatkan ini seiring dengan akselerasi peningkatan kualitas SDM yang bertalenta digital,” kata Airlangga.

Dalam kesempatan itu, Menko Airlangga mengapresiasi pemanfaatan Rumah Sakit Pembinaan Kesejahteraan Umat (RS PKU) Muhammadiyah yang jumlahnya lebih dari 100 RS di seluruh Indonesia dalam membantu meningkatkan efektivitas langkah deteksi dini, perawatan, dan preventif untuk penanganan pandemi Covid-19.

“Saya juga mengapresiasi partisipasi perguruan-perguruan tinggi Muhammadiyah sebanyak 171 perguruan tinggi baik itu Muhammadiyah maupun Aisyah, sebagai bentuk pengabdian masyarakat selama pandemi,” tandas Airlangga.