Menteri Erick Sebut Harga Pangan akan Tetap Tinggi Hingga 2030

Menteri BUMN Erick Thohir bersama Gubernur Arinal Djunaidi/ Dok. Adpim
Menteri BUMN Erick Thohir bersama Gubernur Arinal Djunaidi/ Dok. Adpim

Menteri BUMN Erick Thohir menyebutkan harga pangan dalam negeri masih menunjukkan tren yang tinggi dan akan berlangsung hingga delapan tahun ke depan.


"Pangan harganya terus meningkat, sampai 2030 ini tidak akan turun drastis," ucap Erick pada Seminar Nasional Jilid 4 Membangun Aglomerasi Sumbagsel, di Hotel Novotel Lampung, Jumat (5/8).

Erick berharap dengan adanya tren harga tinggi, kelompok tani di Lampung tetap konsisten dalam gerak cocok tanam, khususnya bercocok tanam di komoditas pangan strategis nasional.

Komoditas pangan strategis tersebut diantaranya beras, jagung, bawang merah, bawang putih, cabai besar, cabai rawit, daging sapi/kerbau, daging ayam, telur ayam, gula pasir dan minyak goreng. 

"Lampung memiliki tiga komoditas pangan yang berpotensi tinggi untuk stabilisasi harga pangan yakni padi, jagung dan tebu," kata dia.

Sementara itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, mengatakan terkait pangan pemprov telah menjalin hubungan dengan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung dan Provinsi Kepulauan Riau dan berharap dengan kerjasama itu Lampung bisa memberikan kontribusi di bidang pangan kepada provinsi lainnya di Indonesia.

Hadir dalam seminar tersebut, Ketua dan Anggota DPRD Provinsi Lampung, Anggota Forkopimda Provinsi Lampung, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Bupati dan Walikota se-Provinsi Lampung, Anggota DPRD Kabupaten dan Kota se-Provinsi Lampung, Para Asisten, Staf Ahli Gubernur, dan Pejabat Tinggi Pratama dilingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.