Meski Disegel, Begadang II, Bakso Sony Dan Padang Jaya Tetap Buka

Segel ditinggikan, RM Begadang II tetap buka/ Tuti
Segel ditinggikan, RM Begadang II tetap buka/ Tuti

Meski telah disegel oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung, Rumah Makan Begadang II, Bakso dan Mie Ayam Son Haji Sony dan Padang Jaya masih tetap buka.


Berdasarkan pantauan Kantor Berita RMOLLampung, segel yang ada di Rumah Makan Begadang II sudah ditinggikan, sehingga pembeli bisa lalu-lalang tanpa halangan. 

Memasuki makan siang, Begadang II terlihat ramai pembali, para pelayan juga siap untuk melayani. 

Meski disegel, Bakso Sony tetap buka/ Tuti

Saat ingin dikonfirmasi alatan tetap buka, kasir Begadang II tidak mau berkomentar. Sementara salah satu pegawai mengaku Bagadang II akan tetap buka, walaupun bermasalah dengan pajak. 

"Tetap buka, saat ini masalah pajak sedang diurus," ujarnya, Rabu (9/6). 

Hal sama juga dilakukan oleh Bakso dan Mie Ayam Son Haji Sony, segel yang ada tidak dilepas. Hanya ditinggikan saja. 

"Kita tetap beroperasi dari pagi, tutup cuma kemarin sore. Memang dari manajer diminta untuk buka. Saat ini manajer sedang tidak ada," kata salah satu pegawai. 

Rumah makan Padang Jaya juga terlihat masih melayang pembali dengan sedikit membuka tralis ruko. 

Geprek Bensu tutup sebagai bukti patuh disegel/ Tuti

Para pembeli diminta untuk tidak makan di tempat, atau hanya melayani untuk membungkus makanan yang dipesan. 

"Kita hanya melayani pembeli yang beli dengan dibungkus, karena sedang ada masalah dengan pajak. Saat ini masih diurus, besok sudah kembali dibuka," kata kasir Pindang Jaya. 

Sementara, Geprek Bensu terlihat patuh dengan tidak membuka gerai usahanya. Salah satu pegawai Geprek Bensu mengaku akan menutup usahanya selama 3 hari. 

"Kita masih tutup sampai tiga hari," ujarnya. 

Menanggapi hal tersebut, Inspektur Kota Bandarlampung, M Umar mengatakan jika rumah makan Begadang II, dan Padang Jaya telah menyelesaikan pajak, sementara Geprek Bensu masih dalam proses penyelesaian. 

"Kalau Bakso dan Mie Ayam Son Haji Sony belum mengurus. Nanti tim akan turun kembali untuk mengecek, jika memang itu buka maka memberikan saksi dengan menutup lebih lama sampai diselesaikan permasalahannya," jelasnya.