MI Berdinding Bambu Beralas Tanah Di Tanggamus, Siswanya Raih Emas

Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Provinsi Lampung bersama Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Almanda Tanggamus, mengunjungi Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Dusun Way Kandis Pekon Kampung Baru Kecamatan Kotaagung Timur, Tanggamus, Rabu (4/12).


MI ini didirikan tahun 2009. Kondisinya saat ini sangat memprihatinkan. Dindingnya hanya dari bambu. Sedangkan alasnya masih tanah. Karenanya, sekolah ini sangat membutuhkan perhatian dari berbagai pihak, khususnya Dinas Pendidikan Tanggamus.

"Kami mendapatkan informasi bahwa ada MI yang kondisinya sangat memprihatinkan," kata Kepala Divisi ACT Lampung Bidang Program Arif.

Menurutnya, selain melihat langsung kondisi MI ini, pihaknya juga berbagi kepada siswa/i dan juga dewan guru di sini.

"ACT dan LKS Almanda Tanggamus membantu dana kesejahteraan untuk Dewan Guru, dan sedikit uang saku untuk siswa. Kami juga akan mengupayakan membantu seragam siswa," ucapnya.

Nurhamid selaku pengajar MI ini sangat berterima kasih kepada ACT Lampung dan LKS Alamanda Tanggamus yang peduli dengan keadaan sekolah ini. Ia mengatakan, sekolah ini memang sangat terbatas keadaannya.

"Kami sangat berterimakasih telah membantu para Dewan Guru dan Siswa/i. Semoga dengan dibantunya MI ini bisa menunjang proses belajar mengajar di sekolah ini," katanya.

Ketua LKS Almanda Tangganus Roswati Purwantari,M.Pd. mengatakan, setelah turun dan melihat langsung keadaan MI memang betul sangat memprihatinkan.

"Sangat tidak layak untuk proses belajar mengajar. Namun di balik itu ada mutiara yang terpendam. Siswanya mendapat medali emas saat mengikuti Olimpiade Taekwondo di tingkat Kabupaten," jelasnya.