MKGR Pertanyakan Pembiaran Dugaan Pelanggaran UU ASN Oleh Ali Rahman

Ketua MKGR Lampung Nizwar Affandi/Foto Pribadi
Ketua MKGR Lampung Nizwar Affandi/Foto Pribadi

Beredar lewat media sosial, Ali Rahman memiliki KTA PDIP sejak 2008. Padahal, bakal calon wakil bupati Waykanan itu aparat sipil negara (ASN).

"Jika benar, sebaiknya beri penjelasan kenapa bisa terjadi pelanggaran yuridis dan etis UU ASN begitu lama," tanya Ketua Ormas MKGR Lampung Nizwar Effandi.

Afan, panggilannya, mengaku heran belum adanya keterangan resmi dari pihak yang berwenang maupun DPD atau DPP PDIP tentang kabar tersebut.

Jika itu hoaks, kenapa pula tak ada laporan ke pihak kepolisian atas dugaan penyebaran berita bohong? tanyanya.

Biasanya, menurut Afan, PDIP responsif jika ada berita-berita yang dianggap merugikan nama baik partai.

"Apakah karena kelalaian atau pembiaran? Dua-dua kemungkinan ini sama-sama nggak enaknya karena sudah berlangsung 12 tahun," ujarnya.

Dia berpendapat ada indikasi kecerobohan dan kebodohan. Namun, jika ada pembiaran maka ada indikasi persekongkolan dan kejahatan, katanya.

Affan menyarankan jika memang tidak benar segera beri bantahan resmi dan laporkan penyebaran berita palsunya.

Tapi, kalau benar segera saja akui telah melakukan kelalaian, karena mengaku ceroboh dan bodoh rasanya masih lebih mendingan daripada mengaku jahat.

Kasus Ali Rahman berbeda dengan Dewi Handajani yang kini jadi bupati Tanggamus.

Kalau Dewi, tidak pernah menerima gaji dan tidak pernah menjadi KPA (kuasa pengguna anggaran) karena tidak pernah jadi kepala OPD.

Ali Rahman selama kurun waktu 2008-2020 selalu menjadi KPA baik di Pemprov maupun Pemkab Waykanan sebagai kepala Badan Kepegawaian.

Selain memiliki KTA PDIP sejak tahun 2008, Ali Rahman juga baru memeroleh KTA yang ditandatangani Ketua Umun DPP PDIP Ibu Megawati Soekarnoputri.

Masrianto Wakil Ketua DPC Partai PDIP Kabupaten Waykanan membenarkan bahwa Ali Rahman sudah lama menjadi anggota PDIP di Bumi Ramik Ragom Waykanan.

Hal serupa dibenarkan Wakil Ketua PDIP Provinsi Lampung Watoni Noerdin. 

PDIP mengusulkannya menjadikan  kader Partai PDIP untuk mengganti kan almarhum Edward Anthony  menjadi bakal calon wakil bupati Waykanan yang berpasangan dengan Raden Adipati Surya.