Mofaje Sebut Ny Lee SGC Guyur Rp50 M Alihkan Dukungan PKB ke Arinal

Saksi Mofaje S Caropeboka/ Faiza Ukhti
Saksi Mofaje S Caropeboka/ Faiza Ukhti

Ketua Asosiasi Kontraktor Nasioan (Askonas) Provinsi Lampung Berkah Mofaje S Caropeboka menyebut Nyonya Lee mengguyurkan Rp50 M agar PKB mengalihkan dukungan ke Arinal Djunaidi sebagai calon gubernur Lampung tahun 2018.


Hal ini diungkap Mofaje yang juga orang dekat Mustafa dalam sidang suap dan gratifikasi Mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis (8/4). 

Menurut Mofaje, pengalihan dukungan PKB yang awalnya untuk Mustafa kemudian beralih ke Arinal-Chusnunia Chalim lantaran ada sokongan dana dari Nyonya Lee Sugar Group Company (SGC) adalah rahasia umum. 

Ia mendengar kabar ini dari berbagai petinggi partai politik di Lampung, salah satunya Mantan Ketua DPW PKB Lampung Musa Zainuddin. 

"Bu Nunik (Panggilan Chusnunia) bergabung dengan Arinal karena didukung SGC, ini sudah jadi rahasia umum. Tapi uang yang diberikan gak tau, yang saya tahu besar, lebih besar lagi dari Rp15,1 M dari Mustafa yang saya denger Rp50 M," katanya. 

Bahkan, menurut Mantan pengurus Pemuda Pancasila ini, uang Rp50 M itu baru tahap awal, dan masih akan ada pemberian uang selanjutnya.

"Ini yang saya dengar aja, Bu Lee Purwanti yang saya tahu, jabatannya apa di SGC saya tidak tahu," tambahnya. 

Padahal, katanya, Mustafa sudah mengumpulkan uang hingga Rp18 M untuk membeli perahu PKB untuk maju sebagai Calon Gubernur Lampung. Bahkan, Mustafa sudah bertemu Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar didampingi Nunik. 

"Kami sudah yakin karena Mustafa sudah diajak bertemu Muhaimin Iskandar oleh bu Nunik, tapi endingnya tidak dapat. Informasi yang saya tahu Bu Nunik digandeng Arinal, PKB memberikan dukungan ke Arinal, kami bilang terjadi penghianatan," ujarnya. 

Sebelumnya, sebagai Ketua DPW PKB Lampung saaf itu, Musa Zainuddin mengaku telah menandatangani surat rekomendasi untuk Mustafa. Ia mengaku kaget ketika mendengar rekomendasi PKB beralih ke Arinal-Nunik. 

Setelah itu, lanjutnya, ia mendengar kabar bahwa Ketua Umum PKB Cak Imin mendapatkan Rp40 M dari Ny. Lee, PT Sugar grup untuk mendukung Arinal Djunaidi. 

"Barangkali ada uang yang lebih besar jadi dikorbankan, tapi pengurus PKB yang jadi korban DPP yang tidak berkoordinasi dengan baik," kata dia pada sidang 4 Maret 2021.