MoU Pasar Modern Kedondong Mangkrak, Penasihat PT Nikmat Sejati Datangi Disperindag

Penasehat PT Nikmat Sejati Yunizar/ Rama
Penasehat PT Nikmat Sejati Yunizar/ Rama

PT Nikmat Sejati pihak pengembang pembangunan Pasar Kedondong berkonsep modern dengan bangunan tiga lantai, mendatangi Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pesawaran.


Pihak pengembang mendatangi Kantor Disperindag Kabupaten Pesawaran bertujuan menanyakan mangkraknya MoU (kerjasama) yang dibuat dan telah ditandatangani Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona untuk pembangunan Pasar modern di Kecamatan Kedondong kabupaten setempat.

Direktur PT Nikmat Sejati, Edi Mahjaya diwakili Penasehat PT Nikmat Sejati Yunizar mengatakan, pihaknya mendatangi Kepala Disperindag Kabupaten Pesawaran Sam Herman untuk bersilaturahmi dan menanyakan kelanjutan dari MoU yang telah dibuat Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona. 

"Namun saat kami tiba di kantor Disperindag beliau juga sampai di  sini, tapi beliau (Sam Herman) keluar dan kami tidak tau beliau ke mana," kata Yunizar, Senin (25/4).

"Kami datang ke sini untuk menanyakan tindak lanjut MoU yang sudah dibuat Bupati sebagai pucuk pimpinan teratas karena Perjanjian Kerjasama (PKS) sudah selesai di bawah," tambahnya.

Menurutnya hingga saat ini belum ada kepastian karena tadi pihaknya bertanya kepada Kabid, tapi Kabid mengajak untuk pertemuan diluar.

"Tapi saya bersyukur ditemui oleh Sekretaris Disperindag, namun beliau juga tidak tau menahu terkait persoalan pembangunan pasar ini," kata dia.

Ia menyampaikan kalau untuk Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona kami sangat berterimakasih banyak karena pak Bupati sangat mendukung, bahkan kalau bisa nggak cuma pasar itu yang di bangun bahkan semua pasar yang ada di Kabupaten Pesawaran mau dibuat bagus oleh Bupat.

"Tapi yang pasti saya tidak tau apa kendala beliau (Sam Herman), dan kalau terkesan menghambat juga saya tidak tau, tapi kalau menghindar ya dia tadi pergi, dan seharusnya dia menerima tamu dulu karena tamu adalah raja," ujarnya.

Dikatakannya, tidak ada kesimpulan dari silaturahmi hari ini dan pihaknya masih tanda tanya mengapa Kadis Perindag menghindar untuk bertemu pihaknya.

"Saya minta dengan pak Kadis untuk menjawab statement-statement kami di media ini, karena kami tidak mau lagi untuk ketemu, toh kalau memang tidak mau diteruskan ya tidak apa-apa tidak diteruskan," pungkasnya.