Mudahkan Akses PLN, Warga Pematangsawa Buat Badan Jalan

Warga membuat badan jalan/ RMOLLampung
Warga membuat badan jalan/ RMOLLampung

Untuk mempermudah akses masuknya tiang listrik (PLN) di 8 pekon terisolir bagian selatan Kecamatan Pematangsawa, warga bergotong-royong membuat badan jalan. 


Tokoh masyarakat Pekon Wayasahan, M Tohur mengatakan, mereka sangat mendambakan PLN dan mobil bisa masuk ke pekon mereka.

Setelah mendapat informasi dari Camat Pematangsawa listrik akan masuk sampai ujung pekon bagian selatan Pematangsawa, merekapun berinisiatif bergotong-royong membuat badan jalan.

Dia mengatakan, di bagian selatan kecamatan ini 8 pekon yang terisolir, keluar masuk masyarakat mengunakan jalur laut, dan belum ada penerangan PLN,.

Kedelapan pekon yakni Pekon Tampangtua, Tampangmuda, Martanda, Kaurgading, Wayasahan, Tirom, Karangbrak dan Pekon Telukbrak. 

Camat Pematangsawa, Agus Somad kepada kantor berita RMOLLampung mengatakan, pihak kecamatan sudah menyampaikan dengan Bupati Tanggamus, dan berkoordinasi dengan Manajer PT PLN Persero wilayah Lampung, rencana tahun ini tiang listrik (PLN) masuk ke wilayah selatan atau ke 8 pekon tersebut.

Karena wilayahnya terisolir, melewati hutan dan perkebunan warga dan belum mempunyai badan jalan, warga diimbau untuk bergotong royong membuat badan badan jalan yang bisa dilalui kendaraan pengangkut tiang listrik untuk kedelapan pekon tersebut.

"Alhamdulillah imbauan itu direspon baik mereka, mereka dua mingu sekali melaksanakan gotong-royong membuat badan jalan, dengan sukarela menebangi pohon dan tumbuhan mereka yang dilalui badan jalan, bahkan mereka bersedia membantu pihak PLN membawa tiang," jelas Agus Somad.