Naik Rp2 Juta, Biaya Umrah Mencapai Rp28 Juta

Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net

Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama(Kemenag) Lampung menyatakan biaya keberangkatan ibadah umrah untuk jamaah Indonesia mencapai Rp28 juta atau naik sekitar Rp2 juta.


Untuk diketahui, biaya umrah untuk jamaah Indonesia (biaya normal sebelum pandemi Covid-19) hanya Rp26 juta per orang namun, karena pandemi belum usai biaya umrah naik menjadi Rp28 juta per jamaah.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Seksi Umrah dan Haji Khusus Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Yusuf Zulkarnain, Jumat (17/12).

Ia mengatakan, biaya umrah saat ini naik dari sebelum pademi. Ketika normal sekitar Rp26 juta, sekarang diperkirakan naik Rp28 juta. 

"Naik karena ada tambahan biaya karantina empat hari di Asrama Haji Pondok Gede dan tiga hari di Arab Saudi," kata dia. 

"Bukan itu saja ada juga booster vaksin untuk para calon jamaah umrah. Karena, aplikasi PeduliLindungi belum terintegrasi Tawakalna (Aplikasi buatan Arab Saudi untuk mengecek status vaksin seseorang,"katanya.

Berbeda, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Provinsi Lampung Ansori mengaku, belum ada keputusan resmi terkait kenaikan biaya keberangkatan ibadah umrah di Lampung.

"Belum ada keputusan resminya," tegasnya singkat Kepada Kantor Berita RMOLLampung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, keberangkatan perdana ibadah umrah untuk jamaah haji Indonesia akan dilaksanakan pada 23 Desember 2021 mendatang.

Namun, keberangkatan tersebut hanya diperuntukkan untuk asosiasi konsorsium Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) sebab, keberangkatan itu hanya sebatas uji coba dan tidak ada cabang dari Lampung yang mengikuti keberangkatan tersebut.