New Normal, Rabo Rabo Merajai Jalan Protokol Bandarlampung




New normal, Rabo Rabo, komunitas sepeda merajai jalan protokol di Kota Bandarlampung.  Pihak kepolisian merespon cepat agar antarpengguna jalan raya tetap tertib lalu lintas.

Di Kota Bandarlampung, pemerintah daerahnya belum menyediakan jalur khusus untuk para pengendara sepeda terutama di jalan-jalan protokolnya.

Kasatlantas Polresta Bandarlampung Kompol Reza khomeini menerjunkan tim patroli sepeda untuk "menemani" para pengendara sepeda tertib di jalur kiri jalan.



"Para pengendara konvoi hingga ke tengah jalan. Hal itu berbahaya bagi pengendara sepeda maupun pengendara lain," ujar Kompol Reza Khomaini, Minggu (4/7).

Selain itu, dia melihat masih banyak pengendara sepeda yang tak mematuhi protokol kesehatan meski "Maklumat Kapolri" telah dicabut: masker dan bergerombol.

Kompol Reza Khomaini mengingatkan pula para pengendara sepeda agar selalu menggunakan helm sepeda, masker, serta membawa handsaniteser.



Patroli sepeda kepolisian mendatangi sejumlah komunitas sepeda yang dikenal dengan Rabo Rabo Bersepeda yang rutin berkumpul di Jl. Padang, Pasar Tengah, Kota Bandarlampung, Rabu dan Sabtu malam.

Koordinator Komunitas Sepeda Rabo Rabo Bakat Munajid menyambut baik patroli sepeda pihak kepolisian yang setidaknya sudah membantu komunitasnya konvoi.

Menurut dia, animo masyarakat bersepeda cukup tinggi di Kota Bandarlampung.

Namun, di Kota Bandarlampung, belum ada treck atau jalur khusus untuk para sepeda yang biasa berada di jalur kiri jalan protokol.



Pihaknya berharap dengan tingginya animo masyarakat untuk bersepeda pemerintah daerah khususnya Pemkot Bandarlampung dapat memberikan ruang khusus untuk para pesepeda di jalan raya.

Supaya, sambungnya, tidak menimbulkan keresahan bagi para pengguna jalan lain dan para pesepeda pun dapat terhindar dari kecelakaan lalu lintas serta patuh pada protokol kesehatan.