Nunggak Listrik Rp18 Miliar, Lampu Jalan Bandarlampung Dipadamkan PLN

Lampu jalan di depan UBL dipadamkan PLN UP3 Tanjungkarang/ Faiza UKhti
Lampu jalan di depan UBL dipadamkan PLN UP3 Tanjungkarang/ Faiza UKhti

Buntut Pemkot Bandarlampung nunggak pembayaran listrik, Perusahaan Listrik Negara (PLN) UP3 Tanjungkarang akhirnya memadamkan beberapa lampu jalan, Selasa (28/9).


Berdasarkan pantauan kantor berita RMOLLampung, dari arah Bundaran Adipura ke SPBU Ahmad Yani dan sepanjang Jalan ZA Pagar Alam tepatnya di sekitar UBL hingga Unila gelap gulita. 

Salah satu pedagang di depan UBL, Budi mengatakan pemadaman ini sudah berlangsung dua malam sejak Senin (28/9) kemarin. 

"Sudah dari kemarin malam ini lampunya mati, katanya Pemkot belum bayar listrik ya?" kata dia. 

Humas PLN kota Bandarlampung Darma Saputra menjelaskan, pemadaman ini dilakukan setelah pihaknya berulang kali memberikan peringatan kepada Pemkot Bandarlampung untuk melunasi tunggakan. 

Setelah ditunggu hingga 20 September 2021, tidak ada kejelasan dari Pemkot, akhirnya PLN terpaksa memadamkan lampu jalan di beberapa titik. 

"Lampu jalan ini fasilitas publik jadi kami aktif melakukan tindakan persuasif dan komunikasi dengan Pemkot tapi belum ada titik terang. Jadi dengan amat terpaksa kita melakukan mekanisme yang ada," katanya via telepon.

Meski begitu, Darma mengatakan, dirinya belum mengetahui pasti jumlah titik dan lokasi mana yang sudah dipadamkan. 

Darma mengatakan, Pemkot Bandarlampung menunggak pembayaran listrik selama tiga bulan, di mana perbulannya Rp6 Miliar sehingga total tunggakan Pemkot Rp18 Miliar. 

Ia berharap hal ini menjadi pelajaran bagi masyarakat agar selalu membayar listrik tepat waktu.