Ombudsman Buka Posko Pengaduan PPDB di Provinsi Lampung

Kepala Keasistenan Pemeriksaan dan Verifikasi Laporan, Hardian Ruswan/Tuti
Kepala Keasistenan Pemeriksaan dan Verifikasi Laporan, Hardian Ruswan/Tuti

Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Lampung memastikan pelayanan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SD, SMP, hingga SMA/sederajat tahun ajaran 2022/2023 di Provinsi Lampung berjalan lancar, aman, dan mudah.


“Meskipun Ombudsman Lampung dalam proses perpindahan gedung, kami tetap sigap menerima konsultasi maupun laporan PPDB melalui daring yaitu whatsapp ataupun via email,“ kata Kepala Keasistenan Pemeriksaan dan Verifikasi Laporan, Hardian Ruswan, Rabu (15/6). 

Menurutnya, jika proses PPDB tidak transparan, diskriminasi, kolusi, nepotisme, dan menimbulkan ketidakjelasan biaya, masyarakat dapat menyatakan komplain karena pihak sekolah diwajibkan memiliki layanan pengaduan. Namun jika masih tidak memperoleh kejelasan dapat melapor ke Ombudsman Lampung. 

"Tidak berjalannya kepatuhan hukum dalam proses PPDB menimbulkan kerugian di masyarakat dan dunia pendidikan. Sebab, wajib belajar yang dicanangkan oleh pemerintah dan nasib masa depan generasi bangsa tergerus dengan praktek dan contoh yang dilarang dalam penyelenggaraan pendidikan nasional," ujarnya. 

Ia berharap pihak sekolah bisa berkomitmen dalam memberikan edukasi serta pelayanan yang sesuai dengan aturan berlaku. Sehingga keberpihakan terhadap kepatuhan hukum sedari dini kepada masyarakat, khususnya calon peserta didik dapat diterapkan. 

"Harapannya sekolah dapat menyelenggarakan PPDB sesuai dengan aturan dan mengedepankan pelayanan yang bebas dari segala bentuk maladministrasi," jelasnya. 

Diketahui, Ombudsman Perwakilan Provinsi Lampung membuka ruang konsultasi dan pengaduan proses PPDB jenjang SD, SMP, dan SMA se-Provinsi Lampung. Konsultasi dan pengaduan bisa disampaikan melalui chat whatsapp ke nomor: 08119803737 dan e-mail ke [email protected]