Ombudsman Terima 3 Pengaduan PPDB di Provinsi Lampung

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Lampung, Nur Rakhman Yusuf/Ist
Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Lampung, Nur Rakhman Yusuf/Ist

Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Lampung menerima 3 pengaduan pelayanan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk jenjang SMA/sederajat tahun ajaran 2022/2023 di Provinsi Lampung.


Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Lampung, Nur Rakhman Yusuf mengatakan per 1 Juli, Ombudsman telah menerima 3 pengaduan, dan 10 konsultasi prihal PPDB. 

Menurutnya, 3 pengaduan PPDB tersebut langsung ditindaklanjuti dengan mekanisme respon cepat Ombudsman (RCO), karena dinilai berkaitan dengan hak pendidikan dan terbatas waktu. 

"Sekitar 3 laporan dan 10 konsultasi. Dari 3 laporan tersebut masih dalam proses penyelesaian," kata Nur Rakhman Yusuf kepada Kantor Berita RMOLLampung, Jumat (1/7). 

Diketahui, 10 konsultasi yang diterima Ombudsman kebanyakan mempertanyakan jadwal pelaksanaan PPDB, kuota PPDB jalur prestasi dan zonasi. 

Sebelumnya, Kepala Keasistenan Pemeriksaan dan Verifikasi Laporan, Hardian Ruswan mengatakan jika proses PPDB tidak transparan, diskriminasi, kolusi, nepotisme, dan menimbulkan ketidakjelasan biaya, masyarakat dapat menyatakan komplain karena pihak sekolah diwajibkan memiliki layanan pengaduan. Namun jika masih tidak memperoleh kejelasan dapat melapor ke Ombudsman Lampung. 

"Tidak berjalannya kepatuhan hukum dalam proses PPDB menimbulkan kerugian di masyarakat dan dunia pendidikan. Sebab, wajib belajar yang dicanangkan oleh pemerintah dan nasib masa depan generasi bangsa tergerus dengan praktek dan contoh yang dilarang dalam penyelenggaraan pendidikan nasional," ujarnya. 

Ia berharap pihak sekolah bisa berkomitmen dalam memberikan edukasi serta pelayanan yang sesuai dengan aturan berlaku. Sehingga keberpihakan terhadap kepatuhan hukum sedari dini kepada masyarakat, khususnya calon peserta didik dapat diterapkan. 

"Harapannya sekolah dapat menyelenggarakan PPDB sesuai dengan aturan dan mengedepankan pelayanan yang bebas dari segala bentuk maladministrasi," jelasnya. 

Diketahui, Ombudsman Perwakilan Provinsi Lampung membuka ruang konsultasi dan pengaduan proses PPDB jenjang SD, SMP, dan SMA se-Provinsi Lampung. Konsultasi dan pengaduan bisa disampaikan melalui chat whatsapp ke nomor: 08119803737 dan e-mail ke [email protected]