Omzet Anjlok, Pemilik Toko Pakaian Pasar Baru Kotagung Jadi Pelayan Di Tokonya Sendiri

Toko pakaian di Pasar Baru Kotaagung/ Zairi
Toko pakaian di Pasar Baru Kotaagung/ Zairi

Pedagang pakaian di Pasar Baru Kotaagung, Tanggamus, mengeluhkan sepinya pembeli.


Diungkapkan Aripin, pemilik toko pakaian gamis dan muslimah, ada peningkatan pembeli sekitar 10% dari hari biasanya. 

Tapi jumlah itu jauh jika dibanding H-7 jelang lebaran tahun 2020 yang mencapai 70% peningkatannya.

"Tahun kemarin sehari omzet penjualan mencapai Rp5 jutaan, pukul 16.00 kita masih sibuk melayani pengunjung toko, nah ini pukul jam 13.15 tidak ada lagi yang datang ke toko. Sekarang omzet anjlok, penjualan sehari tidak sampai Rp1 juta," keluhnya, Rabu (5/5).

Ditambahkannya, tahun kemarin pemilik toko semua mempekerjakan 2-3 orang untuk melayani pembeli. 

Toko buka pukul 07.00 kadang sampai pukul 17.00 masih buka. Sekarang pelayannya pemilik toko sendiri, itupun lebih banyak duduknya.  

Dikatakannya, tokonya menjual pakaian jenis gamis dan muslimah dengan harga hari biasa, tergantung penawaran pembeli. 

Karena prinsifnya lebih baik barang laku terjual ketimbang tahan harga, karena hawatir turun model baru, model lama gak akan dilirik lagi.

Lina, warga Kotaagung Barat  mengatakan, ia bersama anak gadisnya mencari pakaian. Berpindah-pindah toko dengan harapan mendapat barang pilihannya juga dengan harga yang normal.

"Harga pakaian di sini naik sekitar 60% yang biasanya Rp45 ribu, sekarang naik jadi Rp75 ribu, untungnya tidak terlalu ramai berdesak-desakan, jadi bebas memilih," katanya.