Operasi Pasar Murah Pemkot Bandar Lampung Bisa Sampai Lebaran

Kepala Disdag Bandar Lampung, Wilson Faisol/ Tuti
Kepala Disdag Bandar Lampung, Wilson Faisol/ Tuti

Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Bandar Lampung akan kembali menggelar rapat terkait operasi pasar murah bahan pokok di 7 kecamatan di Bandar Lampung pada Selasa (25/1). 


Kepala Disdag Bandar Lampung, Wilson Faisol mengaku rapat akan membahas pelaksanaan dan kesiapan bahan pokok yang akan dijual pada operasi pasar murah bahan pokok.  

"Kalau wilayahnya kan sudah ditetapkan 7 kecamatan, tinggal kesiapan teman-teman pemasoknya. Pelaksanaannya insyaallah awal Februari," kata Wilson Faisol, Senin (24/1). 

Setelah terlaksana operasi pasar murah di 7 kecamatan, menurutnya akan digelar kembali pasar murah di kecamatan lainnya. 

"Apalagi sebentar lagi memasuki bulan Ramadhan dan lebaran jadi insyaallah berlanjut," ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung berencana menggelar operasi pasar murah di tujuh kecamatan yang ada di Kota Tapis Berseri. 

"Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Tanjung Karang Timur, Kemiling, Panjang, Tanjung Seneng, Bumi Waras, dan Teluk Betung Timur," kata Plh Sekretaris Daerah Bandar Lampung, Tole Dailami usai rapat koordinasi persiapan operasi pasar di Ruang Inspektorat, Selasa (18/1). 

Menurutnya, sejumlah komoditi akan dijual pada operasi pasar murah tersebut, seperti minyak goreng, telur, gula, terigu dan bahan pokok lainnya. 

"Pasar murah ini kita jadwalkan akan dilakukan pada Februari mendatang. Pada prinsipnya pasar murah ini untuk membantu masyarakat akibat Covid-19," ujarnya. 

Lanjutnya, untuk sistem operasi pasar murah yakni barang dijual di bawah harga pasar. Misalnya harga minyak goreng disepakati Rp 15 ribu per liter. 

"Dalam pasar murah ini kami mengandeng Bulog, PTPN 7, Sinas Laut, Indomarco, Indogrosi," jelasnya.