Operator Grab Sewenang-wenang


RMOL - Operator Grab di Lampung dinilai melakukan tindakan sewenang-wenang. Akibatnya, ratusan pengemudi online Grab yang tergabung dalam Forum Komunikasi Grab Lampung (FOKGRAL) melakukan demo, Selasa (20/3).
Mereka berkumpul di Tugu Adipura Enggal, kemudian melakukan konvoi ke kantor Grab Cabang Lampung Jalan Ahmad Dahlan Bandarlampung (20/3).
Dalam orasinya mereka meminta kepada pihak operator tidak membuat peraturan yang memberatkan pihak driver selaku mitra kerja.
Mereka menuding operator melakukan tindakan sewenang-wenang dengan memberikan suspen dan pemutusan mitra seenak udele dewe (enaknya sendiri-red).
Driver meminta perbaikan sistem kerja serta perlakuan yang adil bagi pemilik kendaraan.
Para driver juga meminta turunkan jumlah trip garansi jam sibuk dan harian serta seimbangkan nilai nominal insentif garansi jam sibuk pagi dan sore secara normatif serta berikan insentif setiap hari tepat waktu.
Koko,  salah seorang driver mengatakan bahwa sebagai driver dan mitra Grab posisinya sangat rawan dan setiap saat terancam. "Akiat laporan konsumen nakal, bisa saja kita kena suspen. Sementara persoalannya belum tentu benar,"kata Koko.
Manajemen Grab Lampung, setelah dilakukan pembicaraan bersepakat untuk membicarakan persoalan ini kepada manajemen Grab di jakarta. "Semua kebijakan bermuara di Jakarta,"ujar perwakilan Grab. [putri]

Berita Sebelumnya

Bravo Lima