Pak Cik: Pancasila Ada Sejak Leluhur Masyarakat Kabupaten Lampung Barat




Bupati Parosil Mabsus mengatakan Pancasila sudah diamalkan sejak para leluhur masyarakat Kabupaten Lampung Barat hingga dunia dilanda pandemi Covid-19 saat ini.

Pada saat banyak warga daerah lain menolak pemakaman pasien positif Covid-19, masyarakat Lampung Barat malah bergotong royong memakamkam pasien positif pertama di kabupaten tersebut.

Inti sari Pancasila adalah gotong royong, ujar Muklis Basri, mantan dua periode bupati Lampung Barat yang kini menjadi anggota DPR RI.

"Pancasila sudah diamalkan sejak leluhur kita melalui prinsip hidup beguai jejama (gotong royong)," ujar Pak Cik, panggilan Parosil Mabsus, Senin (1/6).

Pak Cik berpesan sebagai generasi penerus, prinsip beguai jejama harus terus dirawat dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Hari Kelahiran Pancasila saat pandemi Covid-19 ini, DPC PDI Perjuangan Lampung Barat menggisinya dengan bakti sosial ke para jompo, difable, dan veteran.

Pak Cik menyerahkan kursi roda, sembako dan uang tunai kepada mereka di Kecamatan Sumberjaya.

Selain bakti sosial, partai yang dipimpinnya juga menggelar napak tilas jejak Bung Karno,14 November 1952, Tugu Soekarno, Kecamatan Sumber Jaya.

"Napak tilas ke Tugu Soekarno untuk mengenang kembali kehadiran Sang Proklamator di Lampung Barat," ujar Parosil Mabsus.