Panitia Persiapan Pemekaran Way Kanan Ilir Ngadu ke DPD RI Perwakilan Lampung 

Panitia pemekaran kabupaten Waykanan Ilir audiensi dengan Bustami Zainudin/ist
Panitia pemekaran kabupaten Waykanan Ilir audiensi dengan Bustami Zainudin/ist

Sejumlah tokoh yang tergabung dalam Panitia Pemekaran kabupaten Way Kanan Ilir melakukan audiensi kepada anggota DPD RI Perwakilan Lampung Bustami Zainudin di Kantor DPD RI Lampung di Jl. Patimura, Bandar Lampung, Kamis (30/12).


Mereka menyampaikan aspirasi agar segera ada pemekaran kabupaten Way Kanan Ilir untuk percepatan pembangunan. Pasalnya, basis anggaran di pemerintahan itu adalah pemerintah nasional, provinsi, kabupaten/kota dan desa.

Sedikitnya, ada tujuh kecamatan yang akan bergabung dalam kabupaten Way Kanan Ilir. Di antaranya, kecamatan Negeri Besar, Negara Batin, Pakuwon, Bahuga, Way Bahuga, Bumi Agung, dan Negeri Agung. 

Sekretaris Panitia pemekaran, Tarmizi, meminta aspirasi ini dapat disampaikan ke pusat, sembari pihaknya mengumpulkan persyaratan administrasi di setiap desa dan audiensi dengan tokoh-tokoh masyarakat. 

Bustami Zainudin mengatakan, pemerintah tidak melarang aspirasi dari daerah yang memang menurut syarat dan kriteria yang sudah ditetapkan dalam UU untuk pemekaran. 

Ia melanjutkan, sejak 2013 moratorium pemekaran daerah belum dibuka lagi. Pasalnya, dalam satu daerah otonom memerlukan fisikal keuangan, struktur dan lain-lain.

Namun, berkembangnya jumlah penduduk, dan kecepatan pembangunan di wilayah saat ini tidak bisa dihindari untuk pemekaran. Di Way Kanan, kata dia, pemekaran direncanakan sejak tahun 1956 namun baru disetujui 43 tahun kemudian. 

"Jadi kalau tidak dimulai dari sekarang gagasan itu, maka kapan lagi. Kalau dilakukan secara konsisten maka bisa mendekati persyaratan idealnya," kata dia. 

Sebagai perwakilan Lampung, dirinya berjanji akan membawa isu ini ke pusat dan ke komite I DPD RI. Namun, sebelum itu, harus dilakukan pemekaran di Kecamatan Pakuan Ratu yang sudah over kapasitas. 

"Ada 23 desa dengan mata pilih terbesar di sana, sehingga dia harus pemekaran dulu," sambungnya.