Para Pekerja Seni Aksi Tuntut Bisa Beraktivitas Seni Kembali




Ratusan pekerja seni tak kuat lagi hanya "berdiam diri" sejak Covid-19 di Kabupaten Lampung Timur. Mereka aksi menuntut kebijakan bisa beraktivitas seni kembali.

Dengan membawa seperangkat alat pengeras suara, pada pekerja seni menari dan berjoget. Beberapa penyanyi wanita berjoget seksi di depan para pol-PP.

Akibat pandemi Covid-19 sejak empat bulan terakhir ini, mereka tanpa aktivitas seni dan otomatis tidak ada pula pemasukan untuk keluarga mereka.

Para pekerja seni itu menggelar aksinya agar dapat diperkenankan beraktivitas kembali di halaman Kantor Bupati Lampung Timur, Rabu (29/7).

Menurut salah seorang seniman, Joko, tanpa aktivitas seni, tanpa pemasukan, mereka juga merasa pemerintah kurang perhatian terhadap nasib mereka.



Para penggiat seni merasa tak adil, tak ada perhatian, tapi juga tak mengijinkan adanya keramaian.

Ironisnya, aktivitas Bupati Lampung Timur yang melibatkan banyak orang, seperti Lomba Lasqi, senam dan lain-lain, tetap diperkenan saat pandemi Covid-19.

Seharusnya, pemerintah adil. Jika kepala daerah boleh mengumpulkan massa, kenapa penggiat seni tidak boleh beraktivitas karena bagian dari pekerjaan utama.