Pasien 02 Covid-19 Lampung Yang Meninggal Idap Hepatitis


 Seorang pegawai
Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Wilayah Lampung, meninggal
akibat covid-19 di Provinsi Lampung.

Kabar ini dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi
Lampung Reihana. Pasien 02 pria berinisial MISF itu dinyatakan positif covid-19
sejak Kamis (26/3).

Reihana mengatakan, pasien sebelumnya memiliki riwayat
perjalanan ke Jogjakarta dan transit di Jakarta. Pasien pulang ke Lampung, Rabu
(4/3).

"21 Maret pasien datang ke Rumah sakit dengan
keluhan demam, pilek dan sesak napas. Sejak 6 hari sebelum ke rumah sakit,
pasien mengeluh BAB cair selama 5-6 kali perhari dan juga mual," jelas
Reihana, Senin (30/3).

Kemudian, lanjut Reihana, Rumah sakit setempat
menghubungi Dinkes Provinsi meminta pasien dirujuk ke Rumah Sakit Umum Abdul
Muluk (RSUDAM).

"Pagi pukul 07.00 WIB Dinkes bersama Kantor
Kesehatan Pelabuhan (KKP) Panjang melakukan evakuasi dengan ambulans
transportasi kapsul untuk merujuk pasien," katanya.

Kondisi pasien ketika dirujuk sudah tidak stabil. Selain
itu, pasien juga memiliki riwayat penyakit bawaan yaitu hepatitis.

"Memang selama pemantauan di RSUDAM kondisi pasien
tidak stabil, kadang stabil dan sesak, hingga tadi pagi pukul 03.00 pasien
dinyatakan meninggal," pungkasnya.