"Sindir" Terbengkalainya Kota Baru, PDIP Lampung Tanam Pohon

PDIP Lampung menanam pohon penghijaukan untuk menyindir terbengkalainya rencana pembangunan Kantor Gubernur Lampung dan DPRD Lampung di Kota Baru yang telah menelan Rp1,3 T APDB/Muzzam
PDIP Lampung menanam pohon penghijaukan untuk menyindir terbengkalainya rencana pembangunan Kantor Gubernur Lampung dan DPRD Lampung di Kota Baru yang telah menelan Rp1,3 T APDB/Muzzam

Sindir terbengkalainya pembangunan pusat pemerintah yang baru, DPD PDIP Lampung menanam 250 pohon penghijauan sebagai rangkaian HUT ke-48 parpol di Kotabaru, Desa Wayhuwi, Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (23/1).


Tempat penanaman 250 pohon berbagai jenis itu di halaman lokasi perkantoran yang masih berupa kerangka Kantor Gubernur dan DPRD Lampung yang  telah menyedot Rp1,3 T uang rakyat (APBD) sejak hampir 10 tahun lalu.

Kegiatan yang dikomandoi Sekretaris DPD PDIP yang juga Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay diikuti pengurus inti partai berlambang banteng moncong putih.

Wakil Ketua Bidang Perempuan dan Anak DPD PDIP Lampung Aprilliati mengatakan kegiatan tersebut rangkaian HUT ke-48 PDIP juga bertepatan HUT ke-74 Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri.

Jenis pohon yang ditanam kayu gaharu, cendana, pohon nangka, alpukat, sirsak, mangga dan beberapa jenis kayu lain, kata  mantan Wakil Ketua Bidang Buruh DPD PDIP Lampung periode 2015-2020 itu.

Lebih lanjut, Aprilliati yang juga Ketua DPD Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Lampung ini mengungkapkan pesan moral di balik kegiatan simpatik ini.

"Pesan moral penanaman adalah lanjutkan pembangunan pusat perkantoran Pemprov Lampung yang sudah dirintis oleh mantan Gubernur Lampung Sjachroedin ZP dan menyedot Rp1,3 T dari APBD," ujarnya.

Dia menyayangkan kalau pembangunan tidak berlanjut. Penanaman dilakukan di halaman rencana Kantor DPRD dan Kantor Gubernur Lampung yang kondisinya sudah memprihatinkan.

Legislator hijabers asal dapil Lampung I Kota Bandarlampung ini mengingatkan kembali semangat awal dibangunnya Kota Baru, salah satunya mengurai kemacetan Kota Bandarlampung.

"Kami dari F-PDIP DPRD Lampung tak henti-henti dalam pandangan umum fraksi menyampaikan agar Pemprov Lampung melanjutkan pembangunannya," tegas politisi berlatar advokat.

Dihubungi terpisah, Wakil Ketua Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan DPD PDIP Lampung, Budhi Prasetyanti S Condrowati, menambahkan rincian dua jenis pohon kayu yakni damar dan trembesi, juga ikut ditanam. 

Ditanya harapannya kegiatan kali ini, anggota Komisi V Bidang Kesejahteraan Rakyat DPRD Lampung itu pun menjawab singkat. "Peduli lingkungan," sahut legislator Dapil Lampung VI (Tulangbawang, Tulangbawang Barat, Mesuji) itu mantap. 

Hadir dalam kesempatan itu, antara lain Wakil Ketua Bidang Organisasi/anggota DPRD Lampung Watoni Noerdin, Wakil Ketua Bidang Komunikasi Politik/Ketua Komisi V DPRD Lampung Yanuar Irawan, dan Wakil Sekretaris Eksternal/anggota Komisi V DPRD Lampung Lesty Putri Utami. Serta pengurus inti DPD PDI Perjuangan Lampung lainnya.

Pengingat, gerakan penghijauan dan Bersih Sungai Ciliwung yang jadi ikon inti, berikut rangkaian acara HUT ke-48 yang dibesut hingga 31 Mei, dilanjut Bulan Bung Karno sepanjang Juni 2021, juga jadi momen konsolidasi parpol pencetak rekor pemenang dua pemilu berturut-turut pascareformasi, 2014 dan 2019 ini.

Sekjen PDIP Hasto Kristianto 3 Januari lalu menyebut agenda ini diabdikan jadi pengejawantahan nyata tema raya HUT ke-48 10 Januari 2021, yakni "Indonesia Berkepribadian Dalam Kebudayaan." (Muzamil)