PDIP Lampung Tunggu Putusan Hukum Soal PAW Nurhasanah

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Lampung Mingrum Gumay/ Faiza
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Lampung Mingrum Gumay/ Faiza

Berkas mantan Ketua Badan Perwakilan Anggota (BPA) Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912, Nurhasanah yang sebelumnya ditahan Kejagung sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan.


Dengan demikian, Anggota Komisi III DPRD Provinsi Lampung yang menjadi tersangka itu segera disidang di Pengadilan Jakarta Selatan.

Sehingga, ia terancam dicopot dengan mekanisme pergantian antar waktu (PAW). Nama yang berpeluang kuat menggantikannya adalah Zulfahmi Hasan Azhari yang perolehan suaranya berada di urutan ke tiga. 

Urutan pertama calon legislatif DPRD Lampung Daerah Pemilihan III Lampung pada Pemilu 2019 milik Nurhasanah dengan 27.741 suara, disusul Watoni Noerdin 16. 556 suara yang sudah menjadi Anggota DPRD dan Zulfahmi di urutan ketiga dengan 13.358 suara. 

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Lampung Mingrum Gumay mengatakan pihaknya belum membahas sejauh itu. Saat ini pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan. 

"Nanti kita lihat (soal PAW), kami belum sejauh itu, kami hormati proses hukum yang berjalan dan memakai asas praduga tak bersalah," ujarnya, Selasa (6/7).

Jika sudah ada putusan dari Pengadilan Jakarta Selatan, lanjutnya, pihaknya akan langsung mengeksekusi Nurhasanah. 

"Kalau ada putusan hukumnya bukan diproses lagi, kami eksekusi," pungkasnya.