Pelaku Pembunuhan Sadis di Jalinsum Lampung Tengah Ditangkap

Polres Lampung Tengah menggelar konpres ungkap kasus pembunuhan sadis/ Humas Polres Lampung Tengah
Polres Lampung Tengah menggelar konpres ungkap kasus pembunuhan sadis/ Humas Polres Lampung Tengah

Tim gabungan Tekab 308 Polda Lampung bersama Polres Lampung Tengah dan Polsek Terbanggi Besar, berhasil menangkap pelaku pembunuhan sadis. Pelaku menghabisi korban dengan dengan 34 tusukan.


Penangkapan tersebut dipimpin langsung Kasubdit Jatanras Polda Lampung Kompol Yustam Dwi Heno bersama Kasat Reskrim Polres Lamteng AKP. Edi Qorinas dan Kanit II Jatanras Polda Lampung Resky Maulana, dan Kapolsek Terbanggi Besar AKP Made Silva Kurniawan, pada Kamis (30/09/) sore.

Kompol Yustam Dwi Heno menjelaskan, pada hari Rabu tanggal 29 September 2021 pukul 05.30 WIB, di pinggir jalan lintas Sumatera (Jalinsum) Kali Busuk Dusun 1 Kampung Terbanggi, Terbanggi Besar Lampung Tengah korban Abdul Jauhari, berangkat dari rumah menggunakan sepeda motor honda Revo Fit berwarna hitam.

Ia diikuti oleh pelaku Hasan menggunakan motor Merk Honda Beat Street Warna Hitam Nopol BE 2103 1. Kemudian pelaku memberhentikan korban arah sebelah kiri pinggir jalan, setelah itu pelaku dan korban mengalami cek-cok mulut dan terjadi perkelahian pelaku dan korban.

Pelaku mengeluarkan badik dan langsung menusuk tubuh korban sebanyak 34 tusukan. Korban langsung tergeletak di pinggir jalan dan pelaku langsung kabur.

Pada saat itu ada warga yang melintas melihat korban menolong dan melaporkan ke Pos Lantas Simpang Terbanggi, korban lalu dibawa ke RS YMC Yukum Jaya oleh keluarga dan masyarakat untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Diduga kuat korban meninggal akibat benda tajam dan mengalami luka tusukan pada bagian pipi, leher, dada, tangan, perut, dan punggung." Ungkap Yustam Dwi Heno.

Lanjut Kompol Yustam Dwi Heno, "setelah mengatahui tentang keberadaan pelaku yang sudah pulang ke kediamannya, di kampung Terbanggi Besar, kemudian tim gabungan Polda Lampung dan Polres Lampung Tengah melakukan upaya paksa terhadap pelaku.

"Kemudian pelaku berhasil diamankan dan di bawa ke Polres Lampung Tengah guna penyidikan lebih lanjut," ungkapnya.

Terkait peristiwa tersebut pelaku akan di jerat Pasal 340 atau 338 KHUP dengan ancaman kurungan 20 tahun penjara atau seumur hidup.