Pemantau Bulan Internasional di Itera Telah Dioperasikan

Pemantau Bulan Internasional di Itera Telah Dioperasikan/Ist
Pemantau Bulan Internasional di Itera Telah Dioperasikan/Ist

Teleskop robotik pemantau Bulan Internasional yang ada di Institut Teknologi Sumatera (Itera) mulai dioperasikan. Teleskop buatan perusahaan Astelco System Jerman tersebut telah selesai melalui proses instalasi sistem teleskop dan pemrograman robotik, Kamis (18/11). 


Pemrograman dilakukan langsung oleh perwakilan tim Astelco, Tülin Bedel sebagai teknisi dan konsultan saintifik teleskop robotik yang datang dari Jerman ke Itera. 

Teleskop yang tiba pada Januari lalu diberi nama Teleskop OZT yang merupakan singkatan dari Ofyar Z Tamin yang dimanfaatkan oleh Observatorium Astronomi Itera Lampung (OAIL). 

“Itera dan Indonesia haruslah berbangga bahwa teleskop hebat ini telah terinstal sepenuhnya dan dapat digunakan serta dirasakan manfaatnya,” kata Staff Astelco, Tülin Bedel.

Menurutnya, keberadaan teleskop ini menjadi hal yang sangat baik bagi Indonesia dan Itera untuk menjadi jembatan komunikasi dengan negara lain terkait pengamatan bulan, terutama hilal.

“Teleskop ini telah diatur serta di-instal dengan baik sehingga tidak membutuhkan perawatan khusus. Hanya perlu dilakukan pengecekkan dan perawatan pada beberapa bagian secara berkala," ujarnya. 

Sementara itu, Rektor Itera, Prof Mitra Djamal mengaku bangga karena Itera menjadi salah satu pusat pengamatan hilal dunia. Ia berharap dosen dan mahasiswa Itera dapat memanfaatkan teleskop robotik tersebut secara maksimal untuk pembelajaran dan penelitian.

"Saatnya kita tunjukan Itera mampu mengoperasikan dengan maksimal teleskop ini untuk melakukan penelitian dan pengamatan Bulan. Sehingga kita dapat memiliki data yang baik untuk menjadi jurnal yang diakui dunia," jelasnya.