Pembangunan Wisata Karangputih Berlanjut Di Tengah Polemik Dan Perizinan

Kasi pendaftaran dan perizinan Wijayanto/ Zairi
Kasi pendaftaran dan perizinan Wijayanto/ Zairi

Meski masih menimbulkan polemik di masyarakat dan belum mengantongi izin, Pembangunan Obyek Wisata Pantai Karangputih Cukuhbalak Kabupaten Tanggamus tetap berjalan.


Kantor Berita RMOLLampung berupaya mencari tau terkait izin pembangunannya. Kasi Pendaftaran Perizinan Dinas Satu Pintu Kabupaten Tanggamus, Wijaryanto mengatakan, sampai saat ini DLH belum mengeluarkan izin pengelolaan obyek wisata tersebut, karena pengelolanya belum mengajukan perizinannya.

"Dinas Satu Pintu hanya memvalidasi Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) kemudian memproses pengajuan perizinan setelah mendapatkan rekomendasi dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) dan Dinas Lingkungan Hidup," jelasnya, Senin (19/7).

Sekretaris Disparbud Tanggamus, Wawan Harianto mengatakan, terkait Karput Disparbud belum mengeluarkan rekomendasi kepada Dinas Satu Pintu, berdasarkan SOP kalau pengelola mengajukan pembuatan TDUP pihaknya akan turun dan cek lokasi, setelah diangap oke baru akan merekomndasikan ke Dinas Satu Pintu.

Sebelum izin lautnya dari provinsi keluar, mereka belum akan mengeluarkan rekomendasi, masalah mereka saat ini masih melakukan aktifitas pekerjaan, itu bukan kewenangan kami.

"Sebiknya pengelola menyelesaikan perizinan dulu, baru menyelesaikan pekerjaan," harap wawan.

Saat coba mengkonfirmasi Kabid Tata Lingkungan Hidup, DLH Asep H di No 082186664xxx, Handponnya belum aktif. Sampai berita ini diterbitkan belum ada penjelasan resminya. 

Terpisah, Ketua DPC Komunitas Maritim Indonesia (Kommari) Tanggamus, Firlinda,  mengatakan, kegiatan tersebut harus dihentikan.

Sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku mereka harus mengurus perizinannya baik di Kabupaten maupun Provinsi. 

Dan jagan main-main dengan Undang-undang yang berlaku karena kita negara hukum. Kita harus mematuhi Undang-undang yang berlaku.

"Untuk masyarakat disana jangan takut untuk menyampaikan pendapat, setiap Warga Negara dilindungi oleh hukum. Siapapun yang membekingi atau yang mensuport kegiatan ini tidak usah takut," tegasnya.