Pemerintah Kembali Salurkan BPUM Rp600 Ribu Per Pelaku UMKM

UMKM pembuat kue di Lampung/ Ist
UMKM pembuat kue di Lampung/ Ist

Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau BLT UMKM akan dilanjutkan pada tahun 2022. Bantuan tersebut diperuntukkan kepada 12 juta UMKM se-Indonesia dengan besaran Rp600 ribu. 


Kepala Seksi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandar Lampung, Muryati Nur mengatakan BLT UMKM yang dijalankan Kemenkop UKM merupakan bantuan bagi pelaku usaha untuk bertahan di tengah pandemi Covid-19. 

"Penyaluran BLT UMKM 2022 dilakukan oleh BRI. Untuk mengecek penerimaan BLT UMKM bisa dilakukan di laman https://eform.bri.co.id/bpum," kata Muryati Nur, Rabu (6/4). 

Menurutnya, pihaknya saat ini masih menunggu surat terusan yang ditujukan kepada instansinya untuk mendukung program tersebut.

"Kita masih menunggu intruksi tertulisnya. Apakah kita dilibatkan untuk pendataan usulan seperti sebelum-sebelumnya, atau usulan dilakukan secara mandiri oleh pelaku UMKM, mungkin segera," ujarnya. 

Diketahui, syarat untuk mengusulkan bantuan tersebut yakni Warga Negara Indonesia, memiliki KTP Elektronik, memiliki usaha mikro yang dibuktikan dengan surat usulan calon penerima BPUM dari pengusul BPUM beserta lampirannya yang merupakan satu kesatuan, dan bukan Aparatur Sipil Negara, anggota TNI/Polri, pegawai BUMN atau BUMD.

Besaran BLT UMKM dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya lebih kecil. Tahun 2021, besaran BLT UMKM yakni Rp1,2 juta per pelaku UMKM. Sementara di tahun 2020, Rp2,4 juta per pelaku UMKM.