Pemkab dan DPRD Bergeming


RMOL. Kesal akibat ulah perusahaan seolah-olah mengeruk keuntungan pribadi, dua lembaga swadaya masyarakat (LM) yang tergabung dalam Forum Aksi Anti Korupsi (Fagas) dan Gerakan Rakyat Menggugat (Geram) menggelar aksi belum lama ini.
Mereka mendesak Pemkab Tulangbawang dan DPRD segera menindak penambangan pasir Ilegal di Kampung Batu Ampar, Kecamatan Gedung Aji Baru yang dikelola CV Kamindo Prima Unggul dam PT. Way Pidada Jaya.
Kedua perusahaan tersebut diduga telah melakukan tindakan melawan hukum dengan melakukan penambagan pasir secara Ilegal yang mengeksplorasi tambang pasir tanpa dokumen resmi. Kedua perusahaan itu diduga tidak memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) lagi, karena sudah habis 28 November 2016.
Aktivitas penambangan ini menurut dua lembaga itu diduga melanggar Undang-Undang Nomor 4 tahun 2009 dalam Pasal 158; setiap orang yang melakukan usaha pertambangan tanpa IUP, IPR dan IUPK sebagi dimaksud pasal 37, 40, 48, 67 dan 74 ayat 1 atau ayat 5 dipidana penjara paling lama 10 tahun penjara serta denda Rp 10 miliar.
Hingga berita ini diturunkan, pihak-pihak terkait masih belum memberikan keterangan.[ima]

Berita Sebelumnya

Bravo Lima