Pemkab Lampung Utara Jangan Cuma Pasrah dengan Status PPKM Level 2

Anggota DPRD Lampung Aprilliati/ Vera Afrianti
Anggota DPRD Lampung Aprilliati/ Vera Afrianti

DRPD Lampung meminta agar Pemkab Lampung Utara jangan cuma pasrah sebagai satu-satunya di Lampung dengan status PPKM Level 2. Pemkab diminta terus perketat protokol kesehatan (Prokes) agar PPKM bisa segera diturunkan.


"Kita masih dalam status pandemi Covid-19 jadi segala aturan pemerintah masih tetap berlaku dan tidak lupa perketat prokes lalu masyarakat juga jangan bepergian kalau tidak terlalu urgent," kata Anggota DPRD Lampung Aprilliati, Rabu (5/1).

"Status Kabupaten Lampung Utara saat ini PPKM level 2 jadi harus dipantau terus kondisinya oleh pemerintah setempat juga provinsi Lampung, jangan sampai meningkat terus," tambahnya.

Bukan hanya pemerintah setempat, tetapi tokoh adat, tokoh agama serta perangkat desa harus memantau dan menghimbau warganya untuk tetap menerapkan prokes serta waspada terhadap varian baru Covid-19 yakni Omricon.

"Peran tokoh adat, agama sangat penting terutama untuk membantu aparat dalam menghimbau warganya. Karenakan saat ini sudah banyak sekali hajatan-hajatan jadi himbauan harus terus ditingkatkan di tengah masyarakat," ujar dia.

Selain itu kondisi PPKM level 2 di Lampung Utara ini menjadi suatu tolok ukur dan menjadi penyemangat bagi seluruh aparat sampai ketingkat desa, agar PPKM ini tidak naik level lagi kemudian prediksi-prediksi varian baru Covid-19 juga tidak bermunculan di tengah masyarakat. 

Sementara, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung Reihana membenarkan bahwasanya di tahun 2022 memang ada satu kabupaten yang masih menerapkan PPKM level 2.

"Saat ini tinggal satu daerah lagi yang belum masuk ke level 1, mudah-mudahan selanjutnya sudah. Semua pihak tetap harus waspada terlebih pada penyebab varian Omicron yang sudah ditemukan," tutupnya.