Pemkab Pesawaran Terus Sosialisasi PMK ke Peternak dan Masyarakat

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Pesawaran Fisky Virdous/ Rama
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Pesawaran Fisky Virdous/ Rama

Pemkab Pesawaran terus menyosialisasikan pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kepada masyarakat dan peternak hewan.


Disampaikan Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Pesawaran Fisky Virdous, saat ini Kabupaten Pesawaran belum ditemukan ada hewan ternak yang terjangkit PMK.

"Sebelumnya ada 9 hewan ternak yang terjangkit PMK, namun saat ini 9 hewan tersebut sudah sehat kembali," kata Fisky, di ruang kerjanya, Selasa (2/8).

Ia menjelaskan, pihaknya baru mendapat informasi atau laporan dari masyarakat yang ada di Desa Negeri Ulangan Jaya bahwa adanya hewan ternak yang sedang sakit.

"Untuk itu belum kita ketahui terjangkit PMK atau bukan, karena saat ini juga masih musim hewan sakit karena cuaca," ujarnya.

"Kita juga sudah turunkan Tim untuk turun ke lokasi tersebut, agar memastikan hewan tersebut kena PMK atau bukan, karena banyak ciri-ciri penyakit yang mirip dengan PMK tapi itu belum tentu PMK," timpalnya.

Ia juga mengatakan bahwa Pemkab Pesawaran terus melakukan upaya agar PMK tidak masuk di Bumi Andan Jejama.

"Langkah pencegahan kita terus melakukan vaksinasi pada hewan dan sosialisasi terkait penanganan dan pencegahan masuknya PMK di Pesawaran," kata dia.

Kemudian, Fisky mengimbau kepada masyarakat dan peternak hewan agar tidak memasukkan hewan ternak luar ke Pesawaran.

"Saat ini jangan dulu kita masukan hewan ternak dari luar dan untuk pencegahan, para peternak hewan harus menjaga kebersihan kandang, jika ada hewan ternak yang sakit segera pindahkan dan laporkan ke Puskeswan terdekat," pungkasnya.