Pemkot Lepas Segel, Bakso Sony Kembali Buka

Pembukaan segel secara simbolik dilakukan di gerai bakso Sony Jalan Wolter Monginsidi/ Tuti
Pembukaan segel secara simbolik dilakukan di gerai bakso Sony Jalan Wolter Monginsidi/ Tuti

Semua gerai Bakso dan Mie Ayam Son Haji Sony akhirnya diizinkan buka kembali oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung usai teken pakta integritas. 


Berdasarkan pantauan Kantor Berita RMOLLampung, pembukaan segel secara simbolik dilakukan di gerai bakso Jalan Wolter Monginsidi. 

Terlihat para karyawan kembali menurunkan kursi yang telah lama ditumpangkan di meja, lalu mengelap meja dari debu yang hinggap sejak 4 bulan lalu. 

Karyawan Bakso Sony menurunkan kursi yang telah lama ditumpangkan di meja/ Tuti

Sekretaris Kota, Tole Dailami mengatakan pembukaan semua gerai Bakso Sony adalah sebuah komitmen Pemkot dalam mengimplementasikan pakta integritas. 

"Diharapkan kedepannya Bakso Sony bisa berkomitmen terhadap isi pakta integritas, jangan hanya formalitas. Kita berharap Bakso Sony ke depan bisa lebih baik," kata Tole Dailami, Rabu (13/10). 

Sementara itu, Kuasa Hukum Bakso Sony, Andi Syafrani mengatakan persoalan Bakso Sony muncul karena perbedaan persepsi antar pihaknya dengan Pemkot.  

Pemkot menyebutkan jika Bakso Sony memiliki dua alat perekam transaksi penjualan, yang mana sebetulnya dua alat tersebut untuk menghitung pajak yang berbeda. 

"Satu tapping box untuk daerah untuk makan saji dan satu untuk makan frozen (bukan barang kena pajak daerah tapi BKP atau pajak pusat)," kata Andi. 

Namun Pemkot menyakinkan jika tapping box darinya bisa merekam transaksi lalu memisahkannya, maka Bakso Sony hanya akan menggunakan satu alat tapping box. 

"Ini sedang akan kita dalami mekanismenya seperti apa, katanya di dalam tapping box ini bisa memilah untuk pajak daerah dengan pajak pusat," ujarnya.