Pemkot Segel Hotel Sari Damai, Sahid Krakatau Dan Marcopolo

Pemerintah Kota Bandarlampung melakukan penyegelan 3 hotel/ Tuti Nurkhomariyah
Pemerintah Kota Bandarlampung melakukan penyegelan 3 hotel/ Tuti Nurkhomariyah

Tidak hanya empat rumah makan yang disegel, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung juga melakukan penyegelan tiga hotel yaitu Hotel Sari Damai di Jalan Tengku Umar, Sahid Krakatau Hotel di Jalan Yos Sudarso dan Hotel Marcopolo di Jalan dr Susilo.


Hotel Sari Damai disegel akibat menunggak pajak sejak Maret 2020 sampai Mei 2021 dengan total tunggakkan sebesar Rp 80 juta atau sekitar Rp 5 juta per bulan. 

Sementara, Sahid Krakatau Hotel menungak pajak dari November 2020 hingga Mei 2021 sebesar Rp 16-20 juta per bulan.

Lalu, Hotel Marcopolo menunggak pajak dari Februari 2019 hingga Mei 2021 dengan total tunggakan sebesar Rp 400 juta atau Rp 20-25 juta per bulan.  

Menanggapi hotelnya di tutup, General Manager (GM) Hotel Sari Damai, Lesti mengaku akan mengikuti aturan Pemkot Bandarlampung dan segera menyelesaikan tunggakannya. 

"Akan kita selesaikan sesegera mungkin, kita menungak karena gak ada dananya, sepi yang menginap," kata Lesti, Rabu (23/6).

Sementara, GM Sahid Krakatau Hotel, Yohanes merasa keberatan dengan penutupan hotelnya. Ia mengaku tidak ngizinin untuk disegel, namun tetap disegel paksa oleh petugas. 

"Kalau ini ditutup ya gimana kita mau bayar. Saya tidak kasih izin lo," kata Yohanes kepada petugas. 

Lalu, GM Hotel Marcopolo, Rambi mengaku pihaknya telah berusaha melunasi, namun tetap kewalahan untuk membayar. 

"Kemarin kita sudah menghadap untuk membuat pernyataan bahkan kita memberikan jaminan, namun tidak diperbolehkan. Kami dituntut untuk membayar, kalau penyegelan ini sesuai dengan aturan ya kami akan ikuti," ujarnya. 

Secara terpisah, Inspektur Kota Bandarlampung, M Umar mengingat kepada pengusaha hotel, restoran dan hiburan untuk patuh terhadap peraturan pajak. Jika tidak patuh, maka tidak menutup kemungkinan akan dilakukan penyegelan. 

 "Pemerintah kota selalu memberikan peluang untuk berinvetasi, tapi dengan catatan kerjasama yang baik dengan kepatuhan hukum yang berlaku," jelasnya.