Pemkot Segel Lima Gerai Bakso Sony

Penyegelan gerai Bakso Sony/ Tuti
Penyegelan gerai Bakso Sony/ Tuti

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung melalui Tim Pengendali Pemeriksaan Pengawasan Pajak Daerah kembali melakukan penyegelan rumah makan. Kali ini tim menyegel lima gerai Bakso dan Mie Ayam Son Haji Sony.


Lima gerai tersebut berada di Jalan Pagar Alam, Jalan Sultan Agung, Jalan Ratu Dibalau, Jalan Endro Suratmin Sukarame dan Jalan Pangeran Antasari. 

Inspektur Kota Bandarlampung, M Umar mengatakan penyegelan dilakukan dalam rangka menindaklanjuti Perda nomor 6 tahun 2018 tentang sistem pembayaran pajak daerah secara elektronik. 

"Sejak tahun 2018 telah dilakukan imbauan penggunaan tapping box. Nah sekarang kita lakukan langkah persuasif dengan melakukan penegakan hukum," kata M Umar, Selasa (15/6). 

Menurutnya, Pemkot masih memberikan kesempatan kepada Bakso dan Mie Ayam Son Haji Sony untuk menyelesaikan tunggakan pajak dan pemaksimalan penggunaan tapping box. 

"Kita masih berprasangka baik kepada Bakso Sony untuk menyelesaikan tunggakan dan penggunaan tapping box," ujarnya. 

Plt. Sekdakot, Tole Dailami mengatakan harusnya pengusaha menyetor pajak, karena masyarakat telah menitipkan uangnya sebesar 10 persen untuk pembangunan Kota Bandarlampung. 

"Pengusaha itukan hanya wajib pungut. Masyarakat yang membayar pajaknya," jelasnya. 

Sementara salah satu kasir Bakso dan Mie Ayam Son Haji Sony di Jalan Ratu Dibalau, Angga mengaku pihaknya memasang tapping box sejak pertama buka. 

"Sejak awal kita pakek kok mesin tapping box. Kalau masalah ada mesin lain, saya tidak tahu kalau begitu," ujarnya.

Penyegelan Bakso Lapangan Tembak Senayan di Mal Central Plaza/ Tuti

Selain lima gerai Bakso dan Mie Ayam Son Haji Sony, tim juga melakukan penyegelan pada Bakso Lapangan Tembak Senayan di Mal Central Plaza dan Bakso Ngalam di Mal Kartini akibat menunggak pajak dan tidak maksimal dalam penggunaan tapping box.