Pemprov Setujui 12 Raperda Inisiatif DPRD Dibahas Lebih Lanjut

Pemprov Lampung menyetujui 12 Raperda usul inisiatif DPRD Provinsi Lampung untuk dibahas dalam pembicaraan tingkat lanjut. Persetujuan tecapai dalam sidang paripurna di DPRD Lampung, Rabu (12/8).


"Pada prinsipnya pemprov menyetujui ke-12 Raperda dimaksud untuk dibahas pada tingkat pembicaraan selanjutnya, termasuk hal-hal yang menyangkut teknis penulisannya, narasi atau bahasa yang kurang sempurna dan segala sesuatu yang berkaitan dengan penyusunan Raperda yang baik, benar dan berkualitas," kata Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim.

Nunik, sapaan Chusnunia Chalim menyebutkan 12 Raperda usul inisiatif ini, harus dipastikan konten/substansi sesuai dengan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah Provinsi.

"Kita harus pastikan, substansi/materi Raperda bukanlah merupakan peraturan copy paste terhadap peraturan perundang-undangan yang telah ada dan tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi, ketertiban umum dan kesusilaan serta tidak diskriminatif," katanya.

Kemudian Raperda yang akan disetujui ini harus diarahkan untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan pelayanan publik.

"Khusus terhadap Raperda yang memiliki kesamaan pengaturan terhadap Peraturan Daerah Provinsi yang sudah ada, pengaturannya diarahkan untuk memperkuat yang sudah ada agar dapat lebih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, untuk kemudian disesuaikan dengan kondisi saat ini," ucap Nunik.

Ketua DPRD Mingrum Gumay menambahkan  pemprov sudah menyetujui 12 Raperda, tinggal menuggu rapat selanjutnya sehingga  hasil akhir pembicaraan inj terakomodir untuk dibicarakan  lebih lanjut pada tingkatan pembicaraan berikutnya.

“Kami berharap proses penambahan 12 Raperda dapat dilanjutkan dan dapat diselesaikan sesuai jadwal yakni Jumat (14/8) mendatang," jelas Mingrum.

Diketahui, penjelasan terhadap 12 Raperda tersebut telah disampaikan oleh Pimpinan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Lampung Budhi Condrowati dalam Rapat Paripurna DPRD Lampung, Selasa (11/8).