Pendataan Tenaga Non ASN di Bandar Lampung Sudah 50 Persen 

Kepala BKD Bandar Lampung, Herliwaty/Tuti
Kepala BKD Bandar Lampung, Herliwaty/Tuti

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bandar Lampung masih melakukan rekapitulasi jumlah tenaga non aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung. 


Kepala BKD Bandar Lampung, Herliwaty mengatakan pendataan paling lambat dilakukan pada 31 September mendatang. Saat ini sudah ada sekitar 50 persen tenaga non ASN telah didata. 

"Pendataan dilakukan oleh OPD, nantinya data disetorkan ke BKD untuk diunggah melalui aplikasi. OPD yang sudah menyetorkan data seperti dinas perhubungan," kata Herliwaty, Senin (29/8). 

Menurutnya, berdasarkan Surat Menteri PANRB No. B/1511/M.SM.01.00/2022 tanggal 22 Juli 2022 tentang Pendataan Tenaga Non-ASN di lingkungan Instansi Pemerintah, tenaga non ASN yang didata yakni bekerja paling singkat satu tahun, usia paling rendah 20 dan paling tinggi 56 tahun. 

"Dari sekitar 5400 tenaga honorer yang sudah terdata sekitar 50 persen. Saya berharap para OPD lainnya segera menyetorkan datanya," ujarnya. 

Lebih lanjut, BKD Bandar Lampung mengaku tidak tahu tujuan pendapataan. Pihaknya hanya melakukan tugas sesuai perintah kementerian. 

"Saya tidak tahu arahnya kemana, apakah untuk pengangkatan ASN atau bukan. Kami hanya melakukan pendataan," jelasnya.