Pengemudi Online Minta PMP 108 Dibatalkan


RMOL-Peraturan Menteri Perhubungan (PMP) Nomor 108 Tahun 2017 dinilai jadi ancaman pengemudi taksi online. Para pengemudi  online di Bandarlampung menggelar unjuk rasa.
Dalam aksi unjuk rasa di Tugu Adipura Bandarlampung, Senin (26/3), pengunjuk rasa menuntut PMP 108 dibatalkan karena dinilai memberatkan pengemudi taksi online.
Febi Arisma, koordinator lapangan aksi, mengatakan unjuk rasa dlakukan sebagai bentuk  respon dari rencana pemerintah yang akan memberlakukan PMP 108.
Ini bentuk penolakan terhadap kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat. Kami menolak PM108,├óÔé¼┬Ø ungkap Febi.
Febri menilai, jika PM108 diberlakukan, dapat dipastikan akan menjadi momok bagi masyarakat Indonesia, tidak hanya driver akan tetapi masyarakat secara umum juga akan dirugikan.
Kehadiran taksi online tidak hanya telah menciptakan lapangan pekerjaan baru dengan upah yang menjanjikan. Lebih dari itu masyarakat telah terbantu dengan adanya subsidi/promo ongkos murah,├óÔé¼┬Ø ungkap Febi.[dit]